Citilink Layani Jalur Tanjungpinang-Cina, Sambutan Positif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kedatangan Pesawat Ke-40 CitilinkPesawat baru milik maskapai Citilink jenis Airbus 320 tiba di hanggar 4 GMF, di Tangerang, Banten, 25 September 2016. Pesawat baru itu didatangkan untuk memperkuat armada dan meningkatkan market share di kelas budget airlines, serta mendukung ekspansi bisnis Citilink ke timur Indonesia. Foto: citilink

    Kedatangan Pesawat Ke-40 CitilinkPesawat baru milik maskapai Citilink jenis Airbus 320 tiba di hanggar 4 GMF, di Tangerang, Banten, 25 September 2016. Pesawat baru itu didatangkan untuk memperkuat armada dan meningkatkan market share di kelas budget airlines, serta mendukung ekspansi bisnis Citilink ke timur Indonesia. Foto: citilink

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerbangan internasional Citilink dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang ke Cina yang akan mulai dibuka pada 17 Desember 2016 mendapat sambutan positif wisatawan Negeri Tirai Bambu tersebut.

    "Tiket tiga penerbangan hari pertama sudah habis terjual. Rute ini disambut baik wisatawan negara tersebut," kata Area Manager Citilink Sumatera-Kalimantan R Hendra Jayasubakti di Batam, Kamis, 1 Desember 2016.

    Ia mengatakan rencanannya rute Tanjungpinang-Cinaakan dilayani tiga kali sehari dengan pesawat Airbus A320-200 berkapasitas 180 penumpang.

    "Antusiasme warga dari sejumlah kota di Tiongkok untuk berwisata ke Kepri sangat tinggi. Pihak pemerintah Kepri memang sudah bekerjasama dengan sejumlah biro perjalanan wisata di Tiongkok untuk mendatangkan wisman ke Kepri," kata dia.

    Penerbangan dari sejumlah kota di Cina ke Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang dan sebaliknya, kata dia, akan ditempuh sekitar empat sampai lima jam.

    "Untuk penerbangan Tanjungpinang ke Tiongkok pesawat akan transit isi bahan bakar di Hang Nadim Batam. Namun dari Tiongkok ke Tanjungpinang tidak transit lagi di Batam," kata Hendra.

    Hal tersebut mengingat fasilitas di pengisiaan bahan bakar pesawat di Tanjungpinang belum sebesar di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Selain itu, Hang Nadim juga memiliki landas pacu hingga 4,025 kilometer yang memungkinkan pesawat A320-200 Citilink mampu lepas lndas dengan sempurna meski membawa bahan bakar penuh.

    Untuk tahap awal ada tujuh kota di wilayah Cina yang akan dilayani Citilink secara bergantian. Secara bertahap akan menjadi 19 kota.

    Tujuan lain yang tengah diincar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke sejumlah wilayah di Provinsi Kepri adalah Korea. Namun hingga kini belum ada pembukaan penerbangan dari Batam atau Tanjungpinang.

    Wistawan asing dari dua negara Asia Timur tersebut ke Indonesia dalam beberapa tahun terkhir mengalami peningkatan. Hal tersebut yang dimanfaatkan Provinsi Kepri meningat sebelumnya wisatawan masuk ke Kepri melalui Singapura.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.