Banyak Kecelakaan Penerbangan di Papua, Begini Saran Japri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas Basarnas berada di lokasi kecelakaan pesawat Trigana Air di Pegunungan Bintang, Papua, 18 Agustus 2015. Pesawat Trigana Air menabrak pegunungan yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat

    Sejumlah petugas Basarnas berada di lokasi kecelakaan pesawat Trigana Air di Pegunungan Bintang, Papua, 18 Agustus 2015. Pesawat Trigana Air menabrak pegunungan yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat

    TEMPO.CO, Jakarta - Angka kecelakaan penerbangan di Papua berdasarkan data statistik semakin tinggi. Ketua Umum Jaringan Penerbangan Indonesia (Japri) Alvin Lie mengatakan salah satu penyebab tingginya kecelakaan adalah kebijakan pemerintah yang kurang memperhatikan aspek geografis Papua.

    Alvin menjelaskan, dari kajian yang di lakukan Japri, masih ada kelemahan-kelemahan terkait dengan kebijakan penerbangan di Papua, sehingga perlu ditinjau kembali. Peninjauan ini, ucap Alvin, untuk memastikan pembuat kebijakan sangat fasih dengan kondisi di Papua.

    "Jangan juga generalisasi kebijakan yang berlaku di Jawa secara umum juga diberlakukan di Papua. Perlu ada kebijakan khusus untuk menyesuaikan tantangan yang ada di Papua," ujar Alvin dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu, 30 November 2016.

    Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini menjelaskan, sejauh ini, semua kebijakan sifatnya berlaku umum di seluruh Indonesia. Alvin mengambil contoh slot time. Dengan kondisi cuaca di Papua yang cepat berubah, menurut dia, hal itu akan berbahaya jika diberlakukan.

    Selain itu, kemampuan pilot perlu diperhatikan. "Dengan kondisi geografis Papua, diperlukan keterampilan khusus, misalnya pilot yang akan beroperasi di Papua diwajibkan mengikuti mountain flying training atau terbang di daerah pegunungan," tutur Alvin.

    TONGAM SINAMBELA | NN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?