Jelang Opec, Harga Emas Comex Menipis pada Perdagangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk menunjukkan emas batangan bermotif batik yang dipamerkan dalam Jakarta International Jewellery Fair di Jakarta Convention Center, Jakarta, 6 Mei 2016. Pameran perhiasan ini diikuti sekitar 200 peserta dari dalam dan luar negeri. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Karyawan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk menunjukkan emas batangan bermotif batik yang dipamerkan dalam Jakarta International Jewellery Fair di Jakarta Convention Center, Jakarta, 6 Mei 2016. Pameran perhiasan ini diikuti sekitar 200 peserta dari dalam dan luar negeri. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penguatan harga emas Comex menipis pada perdagangan sore ini (Senin, 28 November 2016), di saat dolar AS bergerak lebih stabil seiring penantian pasar akan pertemuan OPEC pekan ini. 

    Harga emas Comex kontrak Februari 2017 naik hanya 0,05% atau 0,60 poin ke US$1.194,40 per ounce pada pukul 15.01 WIB, setelah dibuka dengan penguatan 0,23% atau 2,80 poin di US$1.196,60 per ounce.

    Pada saat yang sama, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau turun tipis 0,07% atau 0,070 poin ke level 101,260.

    Pagi tadi indeks dolar dibuka dengan pelemahan 0,20% atau 0,200 poin di posisi 101,130, melanjutkan pelemahan dari sesi perdagangan sebelumnya.

    “Pasar akan cenderung memantau pertemuan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries). Apabila pertemuan tersebut berujung pada harga minyak yang lebih tinggi, akan ada tekanan yang berkaitan dengan inflasi di seluruh ekonomi global, khususnya AS, dan hal itu dapat menyebabkan harga emas yang lebih rendah,” ujar Barnabas Gan, Analis OCBC Bank.

    Dalam risetnya, seperti dikutip Reuters hari ini, Analis INTL FCStone, Edward Meir, menjelaskan bahwa minyak tetap menjadi kunci utama. Kegagalan OPEC untuk menyepakati pemangkasan produksi yang kredibel dapat menyebabkan harga minyak turun tajam serta menyeret emas bersamanya.

    “Sebaliknya, kita dapat melihat dolar melemah sebagai akibat dari penjualan minyak, jadi pada tahap ini arah pergerakan emas belum benar-benar jelas,” ujar Edward.

    Harga minyak WTI kontrak Januari sore ini terpantau melemah 0,93% atau 0,44 poin ke US$46,64 per barel pada pukul 15.29 WIB, sedangkan patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Januari 2017 melemah 0,87% atau 0,42 poin ke US$47,82 per barel.

    Sedikit berbeda dengan emas, harga perak kontrak Maret 2017 turun tipis 0,06% atau 0,010 poin ke US$16,665 per ounce pada pukul 15.01 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 0,09% atau 0,015 poin di posisi 16,690.

    Pergerakan emas dan perak di Comex (Commodity Exchange):



































    Tanggal


    Emas kontrak Februari 2017

    US$/ounce


    Perak kontrak Maret 2017

    US$/ounce


    29/11/2016

    (Pk. 15.01 WIB)


    1.194,40 (+0,05%)


    16,665 (-0,06%)


    28/11/206


    1.193,80 (+1,08%)


    16.675 (+0,73%)


    25/11/2016


    1.181,00 (-0,96%)


    16,554 (+0,42%)


    24/11/2016


    -


    -


    23/11/2016


    1.192,40 (-1,79%)


    16,485 (-1,49%)


    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.