BEI akan Realisasikan Penny Stock pada Semester Pertama 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana diskusi dalam acara Ngobrol@Tempo di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 17 November 2016. Acara Ngobrol@TEMPO kali ini berjudul

    Suasana diskusi dalam acara Ngobrol@Tempo di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 17 November 2016. Acara Ngobrol@TEMPO kali ini berjudul "Memaksimalkan Investasi Dana Repartriasi Hasil Tax Amnesty". Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana merealisasikan perdagangan saham dengan nominal kecil atau penny stock pada semester pertama 2017.

    Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini di Jakarta, Senin, mengemukakan saham-saham yang masuk dalam kategori penny stock, yakni harga saham yang di bawah level Rp 50 per lembar.

    Selama ini, perdagangan saham di bawah harga Rp 50 per lembar itu tidak dapat dilakukan di pasar reguler dan hanya dapat dilakukan di pasar negosiasi.

    "Jadi nantinya, batasan harga saham terendah Rp 50 per lembar dihapus. Kami biarkan pasar menentukan harganya. Selama perusahaan masih berjalan, tetap ada nilainya meski Rp 1 per lembar," katanya.

    Hamdi mengatakan rencana itu masih dalam tahap pembahasan di internal BEI. Selanjutnya, jika kajiannya sudah matang, akan diajukan ke Otoritas Jasa keuangan (OJK).

    Ia menambahkan, salah satu hal yang sedang dikaji, yakni fraksi harga. Fraksi harga merupakan satuan perubahan harga saham dalam aktivitas tawar-menawar di pasar reguler.

    Ia mengharapkan penghapusan batasan nilai saham terendah Rp 50 per lembar itu dapat mendorong likuiditas pasar saham domestik meningkat.

    Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan kemungkinan pihaknya akan mengusulkan perubahan pengaturan jumlah satuan perdagangan (lot), fraksi harga, dan biaya administrasi ke OJK agar transaksi harga saham di bawah Rp 50 per lembar menjadi efisien.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?