DAU yang Tertunda Telah Disalurkan Rp 4,85 T pada November

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas tengah menata tumpukan uang di cash center bank BNI Pusat, Jakarta, 16 September 2016. Kementerian Keuangan menunda penyaluran DAU (dana alokasi umum) tahun ini sebesar Rp19,4 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas tengah menata tumpukan uang di cash center bank BNI Pusat, Jakarta, 16 September 2016. Kementerian Keuangan menunda penyaluran DAU (dana alokasi umum) tahun ini sebesar Rp19,4 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Budiarso mengatakan, penundaan dana alokasi umum ke daerah sebesar Rp 19,4 triliun telah disalurkan sedikit demi sedikit. Pada November ini, menurut dia, DAU sebesar Rp 4,85 triliun telah disalurkan.

    "Yang November, Rp 4,85 triliun telah dibayar pada akhir Oktober. Yang Desember, Rp 4,85 triliun akan disalurkan pada akhir November ini," kata Budiarso dalam media gathering Kementerian Keuangan di Hotel Aston, Sentul, Bogor, Sabtu malam, 26 November 2016.

    Sementara itu, sisanya, yakni Rp 9,7 triliun yang merupakan DAU untuk September serta Oktober, telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017. "Yang Rp 9,7 triliun akan dibayarkan pada Januari 2017 pekan kedua," ujar Budiarso.

    Sebelumnya, dana alokasi umum (DAU) bagi 169 daerah sebesar Rp 19,4 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016 ditunda. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjanji akan menyelesaikan seluruh penyaluran DAU tersebut pada Januari 2017.

    Penundaan DAU tersebut, menurut Sri Mulyani, disebabkan oleh adanya perkiraan melesetnya penerimaan negara pada akhir tahun hingga Rp 218 triliun. "Karena itu, daerah yang masih memiliki keuangan yang cukup, kami pinjam dulu DAU-nya," kata Sri Mulyani.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.