Jokowi Diskusi Bersama UMKM Bahas Pengembangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat menjadi keynote speak dalam sebuah acara CEO di Jakarta, 24 November 2016. Dalam pidatonya Jokowi sebut Donald Trump seperti meniru Indonesia soal Tax Amnesty dan Infrastruktur. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo saat menjadi keynote speak dalam sebuah acara CEO di Jakarta, 24 November 2016. Dalam pidatonya Jokowi sebut Donald Trump seperti meniru Indonesia soal Tax Amnesty dan Infrastruktur. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo berdiskusi bersama sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membahas upaya pengembangan sektor usaha di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 25 November 2016. "Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin meminta masukan-masukan, baik yang berkaitan dengan permodalan, baik yang berkaitan dengan pasar, dan mungkin yang berkaitan dengan produksi," kata Jokowi saat membuka pertemuan itu.

    Menurut Jokowi, pemerintah bersama pengusaha perlu memperkuat potensi UMKM di Indonesia dalam menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Pengembangan usaha itu, menurut Jokowi, diharapkan dapat dilakukan di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia.

    Kepala Negara juga mengatakan pengusaha UMKM terbiasa dalam menghadapi tantangan saat berusaha. "Ya kalau bisa, kita bawa yang tengah menjadi besar, yang kecil menjadi menengah, yang mikro naik menjadi kecil," ujar Jokowi.

    Presiden membuka pertemuan itu pada sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung selama 30 menit. Pada Jumat pagi, Presiden juga telah membuka Pameran Waralaba dan UKM Indonesia 2016 (Indonesia Franchise & SME Expo atau IFSE) di Balai Sidang Jakarta dengan berharap usaha itu dapat menumbuhkan ekonomi kerakyatan di Tanah Air.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.