Groundbreaking Ruas Tol Pekanbaru-Dumai Diminta Dipercepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menggunakan alat berat melakukan pembangunan proyek jalan tol trans Sumatera di Deli Serdang, Sumut, 10 Oktober 2014. Proyek yang membentang dari Bakauheni, Lampung hingga Banda Aceh dengan panjang 2.608 Km terdiri dari empat ruas tol. ANTARA/Septianda Perdana

    Pekerja menggunakan alat berat melakukan pembangunan proyek jalan tol trans Sumatera di Deli Serdang, Sumut, 10 Oktober 2014. Proyek yang membentang dari Bakauheni, Lampung hingga Banda Aceh dengan panjang 2.608 Km terdiri dari empat ruas tol. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pihak mengharapkan Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan groundbreaking proyek Tol Trans Sumatra Pekanbaru-Dumai.

    Natsir, Ketua Organisasi Angkutan Darat  Riau mengatakan banyak pengendara angkutan umum dan angkutan sewaan yang berlalu di rute Pekanbaru-Dumai. Karena kedua kota tersebut adalah kota industri dan merupakan kota besar.

    "Jika groundbreaking dipercepat. Maka, tol juga akan bisa cepat selesai dan bisa digunakan," katanya saat diwawancarai, Kamis, (24 November 2016). 

    Tol tersebut juga akan memperpendek jarak kedua kota dan jarak tempuh yang juga lebih cepat. Semula Pekanbaru Dumai berjarak 191 km dan paling cepat dilalui selama 4 jam. Tol akan dibangun dengan panjang 126 km. 

    Hal itu juga mempengaruhi tarif harga angkutan umum dan angkutan sewa. Namun, Natsir mengatakan, hal tersebut akan dikaji bila tol sudah bisa digunakan. 

    Jokowi sempat menunda peletekan batu pertama proyek tersebut pada awal dan pertengahan tahun ini. Jokowi dijadwalkan meresmikan pengerjaan pembangunan Tol Trans Sumatra Pekanbaru-Dumai pada 8 Desember 2016. 

    Pemerintah Provinsi Riau juga berharap Presiden Joko Widodo segera melaksanakan groundbreaking Tol Pekanbaru-Dumai. Pemprov Riau mengklaim sudah menyelesaikan persoalan ganti rugi, meski ada sejumlah pemilik lahan yang menggugat ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. 

    Penyelesaian ganti rugi adalah syarat yang diberikan Kantor Staf Kepresidenan kepada Pemprov Riau selaku fasilitator ganti rugi lahan. 

    Joko Widodo dijadwalkan meresmikan pembangunan tol tersebut pada 8 Desember 2016 dimana saat itu, Jokowi dipastikan memperingati Hari Anti Korupsi di Pekanbaru. "Kami juga berharap Presiden Joko Widodo melaksanakan groundbreaking pada saat peringatan Hari Anti Korupsi Internasional itu," kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. 

    Pekanbaru akan menjadi hub Tol Trans Sumatra yang menghubungkan ke Provinsi Sumatra Barat, Jambi dan Sumatra Utara. Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Keuangan akan membahas perencanaan pembangunan Tol Riau Sumbar. Rute itu akan menyambung Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Padang-Bukit Tinggi.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.