Lampaui Target, Investasi di Palembang Capai Rp4,1 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktifitas kapal penyeberangan di bawah jembatan Ampera, Sungai Musi, Palembang Sumatera Selatan, Rabu (13/11). Sungai musi yang terletak di tengah kota Palembang ini  merupakan jantung kehidupan aktifitas masyrakat di sekitar sungai tersebut dan menjadi Objek Wisata yang menarik pagi para wisatawan yang berkunjung. TEMPO/Iqbal Lubis

    Sejumlah aktifitas kapal penyeberangan di bawah jembatan Ampera, Sungai Musi, Palembang Sumatera Selatan, Rabu (13/11). Sungai musi yang terletak di tengah kota Palembang ini merupakan jantung kehidupan aktifitas masyrakat di sekitar sungai tersebut dan menjadi Objek Wisata yang menarik pagi para wisatawan yang berkunjung. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Realisasi investasi di Palembang tercatat mencapai Rp4,1 triliun atau sudah melampaui target hingga 200% dari yang ditetapkan pemerintah.

    Febri Ariansyah, Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Palembang, mengatakan semakin banyak investor yang mulai melirik Kota Palembang.

    Pemerintah Kota Palembang memastikan tetap menjaga wilayah rawa dalam pembangunan kota baru untuk menghindari dampak buruk terhadap lingkungan, seperti banjir. - Antara

    "Asian Games yang akan diselenggarakan di Palembang benar-benar akan berdampak pada pengembangan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian kota ini," katanya, Rabu (23 November 2016).

    Febri menerangkan capaian target yang sudah hampir menembus 200% itu, sudah terlihat sejak April 2016, di mana banyak perusahaan yang melakukan pengembangan  bahkan terkadang membuat kantor cabang.

    "Pada tahun ini, capaian target kami sudah terpenuhi. Bahkan akan terus bertambah sampai Desember," jelasnya.

    Febri mengatakan, pihaknya yakin jika nilai investasi yang masuk ke Palembang sampai Desember akan menembus angka Rp 4,5 triliun.

    Adapun sektor investasi yang mendominasi yakni sektor industri dengan share sekitar 35%--40% dan kemudian disusul sektor pariwisata.

    "Sektor industri cukup memgalami kenaikan. Di mana, banyak industri yang menanamkan modalnya di kawasan Karya Jaya," ungkapnya.

    Dia melanjutkan sektor pariwisata masih akan menjadi andalan untuk investasi di Palembang pada tahun depan karena semakin mendekati perhelatan Asian Games.

    Momentum Asian Games, ungkap Febri, akan dimanfaatkam untuk mendatangkan investor ke Kota Palembang. Upaya yang akan dilakukan tidak hanya mengandalkan promosi dan akan melakukan upaya jemput bola terhadap investasi di Kota Palembang.

    "Jika mengandalkan dana promosi rasanya sulit untuk dapat memanfaatkan moment Asian Games dalam mencari investor. Upaya jemput bola dan memberikan pelayanan prima menjadi modal kami untuk mendatangkan investor sebanyak-banyaknya," katanya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.