Natal, Garuda Buka Penerbangan Timika-Manado Setiap Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamaah calon haji menaiki tangga pesawat Garuda Indonesia saat pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    Jamaah calon haji menaiki tangga pesawat Garuda Indonesia saat pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia berencana membuka penerbangan Timika ke Manado setiap hari untuk mengantisipasi tingginya lonjakan penumpang yang akan berliburan Natal dan Tahun Baru.

    Sales & Service Manager Garuda Indonesia Kantor Cabang Timika Novian, Senin, 21 November 2016 mengatakan penambahan penerbangan rute Timika-Manado menjadi tiap hari itu akan berlaku efektif mulai 9 Desember.

    Selama ini penerbangan rute Timika-Sorong-Manado dilakukan tiga kali sepekan menggunakan pesawat jenis ATR berkapasitas 96 tempat duduk. "Meskipun permintaan tiket untuk rute tersebut menjelang liburan Natal dan Tahun Baru meningkat tapi harga tiket masih stabil," kata Novian.

    Tiket Timika-Sorong dijual seharga Rp 1,6 juta, sedangkan tiket Timika-Manado dijual seharga Rp 2,5 juta.

    Sementara itu maskapai penerbangan Sriwijaya Air juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pelanggannya menghadapi musim liburan Natal dan Tahun Baru.

    Manager Sriwijaya Air Kantor Cabang Timika Ery Soehaeri mengatakan permintaan tiket pesawat Sriwijaya Air dari Timika ke kota-kota di wilayah barat maupun timur Indonesia terus meningkat, apalagi menjelang liburan Natal dan Tahun Baru.

    Saat ini Sriwijaya Air mengoperasikan sebuah pesawat Boeing 737 seri 800 untuk melayani rute penerbangan dari Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura-Merauke dan sebaliknya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.