Natal 2016, Disperindag Sulut Gelar Pasar Murah di 44 Titik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasar murah. ANTARA/Irsan Mulyadi

    Ilustrasi pasar murah. ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar pasar murah Natal tahun 2016 di 44 titik.

    "Pasar murah Natal tersebut, rencananya akan dilakukan di 15 kabupaten dan kota di Sulut," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Hanny Wajong, di Manado, Kamis (17 November 2016).

    Selain di 15 kabupaten dan kota di Sulut, pelaksanaan yang lebih banyak akan dilakukan di Kota Manado.

    Pasar murah Natal ini, katanya, akan dilakukan di titik-titik sentra umat Kristiani yang akan merayakan Natal.

    Dia mengatakan rencananya pasar murah ini, akan dimulai pada akhir bulan November 2016.

    "Pasar murah ini akan difokuskan pada sentra masyarakat yang akan merayakan Natal, dan diutamakan yang berpenghasilan rendah," jelasnya.

    Dalam kegiatan pasar murah itu akan dijual berbagai kebutuhan pokok menghadapi hari raya dengan harga lebih murah dari pada harga di pasaran, katanya.

    "Harga jual lebih murah dimungkinkan karena kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh seluruh distributor dan pedagang bahan kebutuhan pokok di Kota Manado," katanya.

    Dia mengatakan kebutuhan pokok yang akan dipasarkan dalam pasar murah itu di antaranya beras, tepung terigu, gula pasir, minyak goreng, mentega, susu, telur ayam dan berbagai produk yang banyak dicari masyarakat jelang Natal.

    Kegiatan pasar murah Disperindag Sulut, katanya, merupakan agenda rutin setiap menjelang hari besar keagamaan, hal ini untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

    Ia meminta masyarakat memanfaatkan pasar murah tersebut, selain bahan-bahannya murah, pasar murah untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang Natal.

    Dalam setahun Disperindag Sulut menggelar pasar murah beberapa kali terutama menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.