Pupuk Kaltim Raih Platinum SNI Award dari BSN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambutan ketika meresmikan pengoperasian Pabrik V Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, 19 November 2015. Jokowi meminta industri pupuk mendukung upaya swasembada pangan yang sedang digenjot pemerintah. ANTARA/Wahyu Putro

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan ketika meresmikan pengoperasian Pabrik V Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, 19 November 2015. Jokowi meminta industri pupuk mendukung upaya swasembada pangan yang sedang digenjot pemerintah. ANTARA/Wahyu Putro

    TEMPO.CO, Jakarta -  Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero) , PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), berhasil meraih penghargaan Platinum kategori  Organisasi Besar Barang Sektor Kimia dan Serba Aneka pada ajang penganugerahan SNI Award 2016.

    Pupuk Kaltim menjadi satu-satunya perusahaan yang meraih penghargaan Platinum pada ajang bergengsi yang diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

    Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman mengapresiasi BSN yang telah memberikan penilaian tertinggi kepada perusahaan. "Keberhasilan ini berkat perusahaan yang selalu mengedepankan aspek continuous improvement dan inovasi dalam segala hal," kata Bakir dalam keterangan tertulis, Kamis 17 November 2016.

    Bakir berharap ke depan, Pupuk Kaltim dapat selalu mempertahankan dan meningkatkan daya saing produk di dalam negeri maupun luar negeri melalui penerapan SNI. Selain itu juga  menjadi benchmarking yang tepat bagi perusahaan lain, terutama untuk kategori perusahaan besar yang bergerak dalam dunia Industri.

    Penganugerahan SNI Award tahun ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Standar Dunia dan Bulan Mutu Nasional. SNI Award merupakan apresiasi tertinggi dari pemerintah kepada perusahaan yang konsisten dan komitmen dalam menerapkan SNI serta mempunyai kinerja yang sangat baik.

    Dalam ajang penganugerahan SNI Award 2016, juga ada  pemberian penghargaan kategori emas kepada 24 perusahaan, penghargaan kategori perak kepada 14 perusahaan. Sementara satu  perusahaan memperoleh penghargaan kategori perunggu.

    SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.