Lima Negara Asean Ini Ramaikan Riau MEA Expo 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Lima negara di ASEAN, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Thailand, akan meramaikan pameran Riau MEA Expo. Hal ini merupakan upaya pihak pengusaha menarik investor asing ke Riau.

    Beta Dennis, Direktur PT Atiro Luki, selaku penyelenggara, mengatakan Vietnam juga sudah berkomunikasi dengan panitia untuk meramaikan acara yang dilaksanakan pada 24-27 November 2016 itu.

    "Empat negara asing tersebut sangat berminat berinvestasi di Riau yang merupakan daerah sentra perkebunan sawit dan minyak bumi terbesar di Indonesia," kata Dennis, Rabu, 16 November 2016.

    Pihak penyelenggara juga masih berkomunikasi dengan beberapa negara lain. Dalam acara yang digelar bersama Kadin Riau tersebut akan disediakan ratusan stan yang berasal dari seluruh Indonesia dan empat negara asing itu.

    Dennis mengatakan pihaknya juga mempersilakan siapa pun pelaku usaha di Indonesia, khususnya Riau, meramaikan acara tersebut. Pelaku usaha dan pemerintah daerah bersinergi untuk menarik investor dari luar negeri buat mengejar target realisasi investasi tahunan di daerah itu.

    Pemerintah Provinsi Riau merekomendasikan investasi di sektor unggulan cruide palm oil dan minyak bumi. Sektor perekonomian unggulan, seperti CPO, minyak bumi, kelapa, karet, dan sagu, masih bisa dikembangkan dengan pembukaan industri hilir.

    Pemerintah merekomendasikan lahan di Kawasan Industri Dumai, Kawasan Industri Tanjung Buton, dan Kawasan Industri Kuala Enok.

    Berdasarkan data terakhir, realisasi investasi Riau mencapai Rp 10,44 triliun pada Semester I/2016. Realisasi tersebut akan bertambah sekitar Rp 5 triliun pada Kuartal III/2016. Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya menggaet investor di sisa tahun ini.

    Saat ini, tercatat sudah ada beberapa korporasi raksasa dari luar negeri yang akan berinvestasi di Riau. Perusahaan besi dan baja Sinosteel dari China serta CPC dari Taiwan akan membangun industri hilir minyak bumi.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.