Fokus Rumah MBR, REI Sumut Expo Bidik Transaksi Rp30 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengangkut pasir untuk pengerjaan unit perumahan murah di kawasan Moncongloe, Makassar, 26 Februari 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    Pekerja mengangkut pasir untuk pengerjaan unit perumahan murah di kawasan Moncongloe, Makassar, 26 Februari 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Real Estate Indonesia (REI) Sumatra Utara menyelenggarakan REI Expo 2016 di Plaza Medan Fair, mulai 15-20 November 2016. Kegiatan ini ditarget mampu meraup total transaksi Rp30 miliar, dengan fokus penjualan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    Ketua Panitia REI Expo 2016 Zamri Riduan menyebutkan hingga saat ini rumah untuk MBR masih sangat potensial untuk masyarakat di Sumut. Adapun, dari total 23 pengembang peserta, hampir seluruhnya memasarkan rumah yang dipatok Rp116,5 juta ini.

    Menurutnya, potensi transaksinya memang lebih besar dari target yang ditetapkan. Namun, pihaknya masih melihat ada dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi.

    "Nanti terlalu ambisius [jika target tinggi]. Kami yakin rumah MBR masih akan jadi primadona di REI Expo ini. Selain harganya yang murah, beberapa pengembang juga memberi diskon lagi 5%-20%,” papar Zamri di sela-sela pembukaan REI Expo 2016, Selasa (15 November 2016) malam.

    Lebih lanjut, dia memerinci total peserta pameran yakni 41 kalangan. Selain pengembang, turut pula enam bank yakni BTN, BNI, Bank Mandiri, BRI, Bank Sumut Unit Usaha Syariah, dan BTN Syariah.

    Zamri mengatakan ke depan rumah MBR masih akan terus diminati oleh masyarakat. Apalagi, pada tahun depan pasca amnesti pajak. Pun REI Sumut tengah menanti realisasi di lapangan dari paket kebijakan ekonomi XIII yang berisi salah satunya untuk menyederhanakan proses perizinan pembangunan rumah MBR.

    “Pada tahun ini saja, penjualan rumah MBR perusahaan saya tumbuh 60% dari tahun lalu. Saya melihat tren ini akan berlanjut pada tahun depan. Setelah rumah MBR, properti komersial juga akan mulai kembali naik penjualannya,” tambah Zamri yang juga menjabat Direktur Utama PT Bintang Mitra Sejahtera.

    Wakil Ketua REI Bidang Keorganisasian dan Keanggotaan Djoko Slamet Utomo memperkirakan REI Expo 2016 mampu menjual setidaknya 10 unit rumah MBR per hari, melihat potensi besar penjualan properti di Sumut, Adapun, penyelenggaraan pameran ini merupakan strategi baik untuk mendekatkan diri kepada calon pembeli.

    Ketua REI Sumut Umar Husin menjelaskan, pihaknya terus berkomitmen menggelar REI Expo 2016 dua kali dalam 1 tahun.

    “Kami melihat masyarakat Sumut memang masih membutuhkan banyak rumah, khususnya MBR. Ini juga sejalan dengan dukungan kami kepada program pemerintah pusat yakni 1 juta rumah. Pada tahun ini kami menargetkan pembangunan 12.000 unit rumah MBR. Per Oktober 2016, realisasinya sudah mencapai 9.200 unit,” pungkasnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.