Pesta Diskon 11-11, Lazada Jual 674 ribu Item

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas karyawan terlihat melalui logo dari toko online Lazada, di kantor perusahaan di Jakarta, 15 April 2016. REUTERS/Darren Whiteside

    Aktivitas karyawan terlihat melalui logo dari toko online Lazada, di kantor perusahaan di Jakarta, 15 April 2016. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesta diskon pada 11 November 2016 (11-11) lalu telah membuka rangkaian acara belanja Online Revolution hingga puncak acara Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada tanggal 12-14 Desember nanti. Lazada sebagai salah satu toko online terbesar di Indonesia pun banjir order.

    Co-CEO Lazada Indonesia Florian Holm menyatakan, pada 11 November 2016 lalu, sebanyak 674.227 barang dibeli konsumen di Lazada.co.id. “Kami sangat antusias dengan hasil kampanye 11.11 ini, terlihat bahwa e-commerce telah menjadi pilihan utama (mainstream) berbelanja online,” kata Holm, Selasa 15 November 2016.

    Holm menyatakan, saat ini kita menyaksikan pertumbuhan belanja online di Indonesia sangat luar biasa. Lazada pun berkembang sebagai platform bagi para penjual dan brand di Indonesia untuk dapat menjangkau lebih banyak konsumen. “Kami sangat senang dan bangga karena dapat mendukung para UKM untuk tumbuh lebih besar dalam waktu yang cepat, untuk tanggal 11 November saja sebagian dari penjual kami mampu memperoleh kenaikan tingkat penjualan hingga 16 kali dari biasanya,” tuturnya.

    Setelah sukses pada 11 November 2016 lalu, selama 4 pekan ke depan hingga 14 Desember 2016, Lazada akan menghadirkan berbagai penawaran menarik. Total, penawaran yang dihadirkan meliputi 18 kategori produk termasuk fashion, kesehatan dan kecantikan, peralatan rumah tangga, elektronik dan binatang peliharaan.

    Penawaran tersebut melengkapi rangkaian jenis produk Lazada yang sangat bervariasi dan terus bertambah. Hingga saat ini Lazada memiliki rangkaian pilihan produk yang sangat lengkap, dengan hampir 5 juta jenis produk tersedia bagi para konsumen Lazada di Indonesia.

    PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.