Festival Belanja Online, Alibaba Raup Rp 240 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan membawa paket di sebuah pusat logistik ZTO Express selama festival belanja global Alibaba 11.11 di Beijing, China 11 November 2016. REUTERS/Jason Lee

    Seorang karyawan membawa paket di sebuah pusat logistik ZTO Express selama festival belanja global Alibaba 11.11 di Beijing, China 11 November 2016. REUTERS/Jason Lee

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival Belanja Online 2016 sudah berakhir pada 12 November 2016 pukul 00.00. Festival belanja yang berlangsung selama 24 jam pada tanggal 11 November setiap tahunnya ini banyak diikuti oleh situs perdagangan online atau e-commerce.

    Alibaba Group Holding Limited mengumumkan pendapatannya pada gelaran pesta belanja online.  "Volume perdagangan bruto mencapai US$ 17,8 miliar  (Rp 240 triliun)," kata Daniel Zhang, Chief Executive Officer Alibaba Group melalui pernyataan tertulisnya, Senin 14 November 2016.

    Ia menjelaskan, sebanyak 82 persen volume perdagangan bruto yang dihasilkan berasal dari perangkat mobile. "Festival belanja 11.11 tahun ini adalah bayangan dari retail masa depan, di mana hiburan, perdagangan, dan keterlibatan interaktif bersatu," kata dia.

    Zhang mengatakan, selama 24 jam sejak pembukaan hingga penutupan perdagangan, Alibaba melihat keterlibatan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara konsumen dan pedagang. Ia menyatakan transaksi pada 11.11 memperlihatkan bagaimana retail online dan offline berkolaborasi memberi pengalaman belanja yang baru bagi ratusan juta konsumen.

    Dalam catatan Alibaba selama lima menit pertama total volume perdagangan bruto yang didapatkan melalui Alipay telah mencapai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 13,5 triliun. Total volume perdagangan bruto yang dibayar melalui Alipay tahun 2016 ini tercatat meningkat 32 persen dibandingkan transaksi yang terjadi tahun lalu.

    Pembayaran melalui Alipay tahun ini mencapai US$ 17,8 miliar atau sekitar Rp 240,3 triliun. Sedangkan pembayaran untuk volume perdagangan bruto dengan mobile tercatat di angka US$ 14,6 miliar atau setara Rp 197,1 triliun.

    Alibaba mencatat, pencapaian volume perdagangan mobile bruto tahun ini setara dengan 82 persen dari keseluruhan volume perdagangan bruto. Sedangkan tahun lalu nilai perdagangan mobile hanya sebesar 69 persen dari keseluruhan volume perdagangan bruto.

    Zhang mengungkapkan,  setiap detiknya Alibaba Cloud memproses 175 ribu pesanan. Lalu Alipay memproses lebih dari 1 miliar transaksi dan terjadi 120 ribu transaksi per detik. Terakhir, Cainiao Network memproses lebih dari 657 juta pesanan pada Alibaba Cina dan pasar retail internasional.

    Festival Belanja 11.11 merupakan agenda tahunan yang sudah terlaksana sebanyak delapan kali. Sebanyak 235 negara melalukan transaksi lintas negara. Juga 37 persen dari total pembeli membeli dari merek internasional.

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?