2 Perusahaan Aerospace AS Bangun Pabrik di Bandung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang model berpose di sebuah pesawat selama China International Aviation and Aerospace Exhibition atau Zhuhai Airshow di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China, 3 November 2016. en.people.cn

    Seorang model berpose di sebuah pesawat selama China International Aviation and Aerospace Exhibition atau Zhuhai Airshow di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China, 3 November 2016. en.people.cn

    TEMPO.CO, Bandung - Dua perusahaan teknologi pertahanan asal Amerika Serikat, Jabil Defense & Aerospace dan UTC Aerospace System membangun pabrik di Kota Bandung. Nilai investasi mereka totalnya mencapai Rp. 2,1 triliun.

    "Lokasinya di Jalan Soekarno Hatta (Gempol) depan Polda Jawa Barat," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Rabu, 9 November 2016.

    Ia menambahkan, pabrik dua perusahaan teknologi pertahanan dan ruang angkasa asal Amerika Serikat tersebut saat ini sudah memasuki tahap konstruksi. "Bukan pabrik kerah biru, tapi kerah putih. Nilai investasi Jabil Rp. 1,3 triliun dan UTC Rp. 800 miliar," ujarnya.

    Pemerintah Kota sudah melakukan negosiasi kepada kedua perusahaan tersebut agar menyerap 70 persen tenaga kerja lokal Indonesia. "Cuma affirmative policy agar karyawannya warga Bandung. Mereka bilang bisa 100 persen," akunya.

    Kedua perusahaan tersebut, lanjutnya, mau membuat pabrik di Bandung lantaran optimistis dengan kualitas pekerja asal Bandung. "Investasi nilainya besar karena keyakinan perusahan luar terhadap kualitas SDM kota Bandung dan kualitas investasi. Selain itu, sejarah Pindad dan PTDI di mana orang Bandung terbiasa memproduksi produk-produk teknologi," tandasnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.