Tebusan Bankir dalam Tax Amnesty, dari 25 Ribu sampai 1 T

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pencapaian realisasi dan evaluasi program pengampunan pajak periode pertama di Kementerian Keuangan, Jakarta, 14 Oktober 2016. Periode I program pengampunan pajak harta terdeklarasi mencapai Rp3.826,81 triliun. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pencapaian realisasi dan evaluasi program pengampunan pajak periode pertama di Kementerian Keuangan, Jakarta, 14 Oktober 2016. Periode I program pengampunan pajak harta terdeklarasi mencapai Rp3.826,81 triliun. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengundang para pengusaha perbankan untuk mensosialisasikan program pengampunan pajak atau tax amnesty malam ini, Selasa, 8 November 2016, di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta. Dalam sosialisasi itu, Sri Mulyani memaparkan uang tebusan direksi, komisaris dan pemegang saham bank mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 1 triliun.

    Sri Mulyani berujar, dari 1.221 komisaris perbankan di seluruh Indonesia, yang mengikuti tax amnesty baru mencapai 19 persen dengan total tebusan Rp 194,39 miliar. "Saya harap, 81 persen yang tidak ikut tax amnesty itu sudah patuh. Walaupun saya agak kurang percaya," kata Sri Mulyani yang disambut dengan tawa undangan.

    Adapun dari 5.378 pemegang saham, menurut Sri Mulyani, yang mengikuti tax amnesty juga baru 19 persen. "Dengan total tebusan mencapai Rp 3,26 triliun," ujar mantan Direktur Bank Dunia itu. Sementara itu, dari 2.352 direksi perbankan yang tersebar di seluruh Indonesia, yang mengikuti tax amnesty baru 12 persen dengan total tebusan Rp 186,76 miliar.

    Jika dilihat dari jumlah tebusan yang disetorkan, Sri Mulyani mengatakan, tebusan terendah dari jajaran komisaris perbankan hanya sebesar Rp 499 ribu. Tebusan tertinggi dari jajaran komisaris perbankan, menurut dia, mencapai Rp 46 miliar. Adapun rata-rata tebusan yang dibayarkan jajaran komisaris perbankan adalah sebesar Rp 848,9 juta.

    Tebusan terendah yang dibayarkan oleh jajaran pemegang saham, menurut Sri Mulyani, hanya sebesar Rp 25 ribu. Sementara itu, tebusan tertinggi yang disetorkan oleh jajaran pemegang saham mencapai Rp 1,01 triliun. Adapun rata-rata tebusan yang dibayarkan jajaran pemegang saham perbankan di seluruh Indonesia adalah sebesar Rp 3,27 miliar.

    Pada jajaran direksi perbankan, tebusan terendah yang disetorkan hanya sebesar Rp 78,8 ribu. "Kalau (bayar dengan) satu uang yang warna merah, berarti masih saya susuki (kembalikan), ya kan? Yang merah kan Rp 100 ribu," kata Sri Mulyani sembari tersenyum. Adapun tebusan tertinggi jajaran direksi perbankan mencapai Rp 45,1 miliar dan rata-rata tebusannya sebesar Rp 664,6 juta.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.