Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Dengan Uni Eropa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah sapi diturunkan di Pelabuhan Kalbut, Situbondo, Jawa Timur, 13 Oktober 2016. Pekerja menurunkan sapi dengan cara dilempar ke laut karena tidak adanya fasilitas bongkar muat sapi. ANTARA/Zabur Karuru

    Sejumlah sapi diturunkan di Pelabuhan Kalbut, Situbondo, Jawa Timur, 13 Oktober 2016. Pekerja menurunkan sapi dengan cara dilempar ke laut karena tidak adanya fasilitas bongkar muat sapi. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta -Indonesia berupaya membuka peluang kerja sama dengan Uni Eropa melaui pertemun bilateral antara Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan perwakilan anggota parlemen Uni Eropa bidang agrikultur Phil Hogan di Jakarta.

    "Kami berbicara bagaimana peluang kerja sama investasi kedua belah pihak. Ada beberapa potensi yang bisa dikerja samakan," kata Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto di Jakarta, Selasa, 8 OKtober 2016.

    Menurut Panggah, beberapa produk yang potensial untuk kerja sama antara lain produk-produk berbahan baku susu atau dairy product dan program penggemukan sapi.

    Panggah menambahkan, Uni Eropa memiliki teknologi terkini soal teknik penggemukan sapi yang dibutuhkan di Indonesia. "Mereka kan punya teknologi, sementara kita masih membutuhkan untuk mengatasi importasi," ujar Panggah.

    Selain itu, Panggah menambahkan bahwa pihak Uni Eropa siap membantu Indonesia agar produk-produk makanan asal Tanah Air mampu memenuhi standar untuk masuk pasar Eropa. "Mereka kan punya standar untuk makanan yang masuk, nah kita minta agar produk makanan kita bisa masuk ke sana. Mereka siap membantu," papar Panggah.

    Sbelumnya diberitakan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan perwakilan anggota parlemen Uni Eropa bidang agrikultur Phil Hogan di Jakarta.

    Dalam kesempatan tersebut, Airlangga didampingi Panggah dan Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Harjanto, membahas berbagai hal terkait kerja sama ekonomi, industri dan perdagangan antara Indonesia dan negara-negara di Benua Biru.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.