Stasiun Jakarta Kota Bakal Jadi Pemberangkatan KA Bandara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja memantau perkembangan pembangunan infrastruktur Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, 14 Desember 2015. Rute yang akan dilalui kereta bandara ini yaitu, stasiun Manggarai-Duri-Batu Ceper-Soekarno Hatta. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja memantau perkembangan pembangunan infrastruktur Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, 14 Desember 2015. Rute yang akan dilalui kereta bandara ini yaitu, stasiun Manggarai-Duri-Batu Ceper-Soekarno Hatta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menjadikan Stasiun Jakarta Kota sebagai tempat pemberhentian kereta Bandara Soekarno-Hatta, selain Stasiun Manggarai.

    KAI telah melakukan inspeksi jalur Stasiun Jakarta Kota ke bandara untuk memuluskan rencana itu.

    “Memang awalnya diberangkatkan dari Stasiun Manggarai‎, tapi setelah kami pelajari, pemberangkatan juga bisa dilakukan dari Stasiun Kota. Ini untuk mengurangi beban kepadatan juga di Manggarai,” kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam keterangan tertulis, Senin, 7 November 2016.

    Menurut Edi, untuk merealisasikan rencana itu, perlu ada pengembangan di Stasiun Jakarta Kota, di antaranya parkir kendaraan dan peron khusus kereta bandara.

    BacaAnalis: Harga Batu Bara Bakal Masih Menjanjikan hingga 2017

    “Ini nanti menjadi pekerjaan rumah kami, pekerjaan rumah Railink yang nanti akan mengoperasikannya. Tapi kalau di Stasiun Kota ini kan sudah ada KRL, jadi parkir mobilnya bisa di mana-mana, jadi ke sini naik KRL, lanjut ke bandara,” ujar Edi.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta kereta bandara bisa diberangkatkan tidak hanya dari Stasiun Manggarai, tapi juga dari Stasiun Jakarta Kota.

    Jokowi menargetkan kereta bandara sudah bisa beroperasi mulai semester 2017. Saat ini, KAI dan PT Angkasa Pura II (Persero) sedang mengebut pembangunan rel sepanjang 12,1 kilometer untuk menyambungkan Stasiun Batuceper di Tangerang dengan Bandara Soekarno-Hatta.

    KHAIRUL ANAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.