United Tractors Mulai Produksi Emas di Sumbawa Akhir 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tambang emas. kravisolminerals.co.za

    Ilustrasi tambang emas. kravisolminerals.co.za

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak perusahaan PT United Tractors Tbk, PT Pamapersada Nusantara, telah rampung mengeksplorasi satu blok tambang emas yang dimilikinya usai mengakuisisi PT Sumbawa Jutaraya. Adapun jumlah blok yang dimiliki oleh tambang emas itu mencapai delapan blok.

    "Di satu blok itu, kami ketemu cadangan emas sekitar 350-400 ribu ons. Kami harap, ke depan, bisa ketemu cadangan baru dengan eksplorasi di blok-blok lainnya," kata Direktur Keuangan United Tractors Iwan Hadiantoro dalam Workshop Wartawan Pasar Modal di Hotel Rancamaya, Bogor, Jumat, 4 November 2016.

    Baca: Rini: 34 Proyek PLN Mangkrak Bukan Bagian Program 35 Ribu MW

    Saat ini, menurut Iwan, Pamapersada tengah membangun infrastruktur untuk mengolah emas tersebut. "Tahun depan depan akan jalan processing plan. Akhir 2017 atau awal 2018, kami harapkan di Sumbawa sudah mulai produksi emas," katanya.

    Pada 2015, PT Parmapersada Nusantara mengakuisisi PT Sumbawa Jutaraya. Nilai akuisisi perusahaan pemilik tambang emas di Nusa Tenggara Barat itu mencapai US$ 2,57 juta. Adapun total kepemilikan saham Parmapersada di Sumbawa Jutaraya mencapai 75,5 persen.

    Simak: Sri Mulyani Incar Amnesti Pajak Kalangan Profesional 

    PT Sumbawa Jutaraya sebelumnya telah melakukan kegiatan tambang di Meas, Kecamatan Ropang dan di Gapit, Kecamatan Empang. Menurut informasi, kegiatan penambangan tersebut dilakukan di lahan seluas 10 ribu hektare.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.