Demo Aman, Indeks IHSG Naik 33,15 Poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha dan istrinya Cynthia Riza bersama Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa Efek Indonesia, Hamdi Hassyabaini menyaksikan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 23 Februari 2016. Giring telah menjadi investor pasar modal sejak 2008. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha dan istrinya Cynthia Riza bersama Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa Efek Indonesia, Hamdi Hassyabaini menyaksikan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 23 Februari 2016. Giring telah menjadi investor pasar modal sejak 2008. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jumat, 4 November 2016 ditutup naik sebesar 33,15 poin merespon positif kondisi dalam negeri yang kondusif.

    IHSG BEI ditutup menguat 33,15 poin atau 0,62 persen menjadi 5.362,66. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 6,11 poin (0,67 persen) menjadi 913,45.

    "Indeks BEI bergerak ke area positif setelah mengalami tekanan pada awal perdagangan efek," kata Analis NH Korindo Securities Indonesia Muhammad Ikhsan Burhanuddin di Jakarta.

    Menurut dia, aksi demonstrasi damai pada 4 November 2016 cenderung terkendali, membuat para pelaku pasar saham di dalam negeri merespon positif keadaan tersebut di tengah menurunnya laju bursa Asia.

    Ia menambahkan bahwa saham sektor pertambangan, terutama batubara kembali menjadi pilihan bagi investor untuk diakumulasi.

    "Harga Batubara Acuan (HBA) naik 22,9 persen, dari sebelumnya 69,07 per ton menjadi 84,89 per ton, kondisi itu menjadi katalis positif pada IHSG," katanya.

    Kendati demikian, lanjut dia, menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat yang masih memberikan sentimen ketidakpastian menahan laju indeks BEI bergerak lebih tinggi.

    Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 303.831 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,764 miliar lembar saham senilai Rp6,057 triliun.

    Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 40,89 poin (0,18 persen) ke level 22.642,62, indeks Nikkei turun 229,32 poin (1,34 persen) ke level 16.905,36, dan Straits Times menguat 13,28 poin (0,47 persen) posisi 2.788,80.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.