Pelindo Bangun Infrastruktur Pelabuhan Untuk Pangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roket Ariane 5 yang membawa BRIsat, satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia (persero) dibawa ke tempat peluncuran milik Arianespace di Kourou, Guyana Prancis, 16 Juni 2016. TEMPO/Fery Firmansyah

    Roket Ariane 5 yang membawa BRIsat, satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia (persero) dibawa ke tempat peluncuran milik Arianespace di Kourou, Guyana Prancis, 16 Juni 2016. TEMPO/Fery Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) I akan fokus membangun infrastruktur pelabuhan yang memfasilitasi transportasi logistik khusus pangan untuk mengurangi biaya pengiriman dan meningkatkan kualitas produk pangan.

    "Mulai 2016 kami memberikan perhatian pada sektor pangan. Di Belawan (Sumatera Utara) tahun ini dibangun cold storage," kata Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana di Jakarta, Kamis 3 November 2016.

    Gudang pendingin, lanjut Bambang, bisa meningkatkan ketahanan atau memperpanjang masa kedaluwarsa produk pangan sebelum diekspor ke luar negeri.

    "Sebelum ada cold storage, mereka kirim setelah kapal masuk. Truk diperlukan banyak, belum lagi kualitas menurun karena tidak masuk cold storage," kata Bambang.

    Pembangunan gudang penyimpanan pendingin di Belawan tersebut merupakan rencana jangka pendek Pelindo I.

    Sementara rencana jangka menengah Pelindo I ialah membangun cluster khusus pengolahan pangan di pelabuhan Tanjung Balai Sumatera Utara.

    "Selama ini food processing dan pangan ngga dapat perhatian. Kita lebih bicara ke fasilitas manufaktur akibatnya dari Jawa masuk ke Belawan, langsung ke luar (ekspor). Kita kuatkan cluster di pelabuhan yang akan didistribusikan lebih lanjut, itu akan menurunkan biaya logistik," kata dia.

    Sementara proyek jangka panjang Pelindo I ialah membangun infrastruktur pengolahan pangan di semua pelabuhan milik perseroan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.