Warga Numfor, Papua, Segera Nikmati Listrik 24 Jam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Kepulauan Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, segera menikmati listrik 24 jam setelah Pemerintah Provinsi Papua memberikan bantuan mesin genset dengan kapasitas 2 x 700 kW kepada PLN setempat.

    Asisten Manajer Pembangkit PLN Area Biak Semuel Parwas saat dihubungi di Biak, Rabu, 2 November 2016, mengatakan peningkatan penyalaan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di Kepulauan Numfor itu tinggal menunggu selesainya pembangunan penampung bahan bakar minyak berkapasitas 60 ton yang bisa untuk memenuhi kebutuhan selama satu bulan.

    "Pemberian bantuan genset dari Gubernur Lukas Enembe melalui Dinas Pertambangan dan Energi Papua dapat menjawab kebutuhan warga Kepulauan Numfor agar listrik beroperasi 24 jam," ucapnya.

    Ia menyebutkan, selama ini, masyarakat Kepulauan Numfor masih mendapatkan pasokan listrik dari PLN Area Biak dengan waktu penyalaan hingga 12 jam. Adanya genset bantuan Gubernur Lukas, ujar Parwas, dapat mengatasi kebutuhan listrik masyarakat selama 24 jam penuh.

    "PLN Area Biak sangat berharap penyalaan listrik penuh 24 jam di Kepulauan Numfor dapat terwujud pada 2016. Ya, ini sudah menjadi target manajemen PLN Area Biak," tuturnya.

    Parwas optimistis penyalaan listrik 24 jam penuh di kepulauan Numfor dapat menunjang berbagai aktivitas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di Pulau Numfor.

    "Program untuk pemenuhan listrik bagi semua warga yang bermukim di wilayah kepulauan telah menjadi kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo. Diharapkan itu segera terpenuhi," katanya.

    Berdasarkan data, Kepulauan Numfor masuk Kabupaten Biak Numfor, yang terdiri atas lima distrik, yakni Poiru, Orkeri, Bruyadori, Numfor Barat, dan Numfor Timur, dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani dan nelayan.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.