DHL Express Luncurkan Mobile Service Station

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mempersiapkan motor yang akan dikirim oleh pemudik melalui ekpedisi di Stasiun Senen, Jakarta, 28 Juni 2016. Pengiriman ini bertujuan mengurangi resiko kecelakaan pemudik roda dua dalam perjalanan dari Jakarta menuju kampung.  Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja mempersiapkan motor yang akan dikirim oleh pemudik melalui ekpedisi di Stasiun Senen, Jakarta, 28 Juni 2016. Pengiriman ini bertujuan mengurangi resiko kecelakaan pemudik roda dua dalam perjalanan dari Jakarta menuju kampung. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - DHL Express, penyedia layanan pengiriman ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini Senin 31 Oktober 2016 meluncurkan Mobile Service Station pertama di Indonesia. Ditujukan untuk menjawab tantangan lalulintas yang padat di kawasan Segitiga Emas di Jakarta, kendaraan senilai 1,3 miliar Rupiah ini akan menghadirkan kenyamanan dan efisiensi lebih bagi perusahaan-perusahaan di lokasi bisnis penting seperti kawasan Sudirman, Kuningan, dan Sudirman Central Business District (SCBD).

    Kepadatan lalu lintas yang tinggi dan kemacetan menyebabkan waktu perjalanan yang lebih lama, hal ini berdampak pada efisiensi logistik perusahaan yang berada di wilayah ini, sehingga biaya overhead menjadi lebih tinggi. Menjawab tantangan ini, DHL Express Mobile Service Station dapat mengoptimasikan konektivitas ke penerbangan dengan memperpanjang waktu batas akhir penjemputan kiriman sampai dengan 90 menit, memberikan kenyamanan lebih kepada pelanggan.

    Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor, DHL Express Indonesia, mengatakan, "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami memahami bahwa efisiensi logistik sangat penting untuk para pelanggan dan sementara ini kami fokus di beberapa wilayah di Jakarta, kami berencana untuk membawa model layanan ini ke berbagai daerah di masa yang akan datang."

    Mobile Service Station ini menggunakan tipe Mercedes-Benz Sprinter 315 dengan spesifikasi Euro III yang ramah lingkungan. Dilengkapi dengan empat CCTV, timbangan, pemindai nirkabel, mesin pencitraan, heavy duty label printer, dan konektivitas 4G untuk mengakses jaringan operasi DHL. Sebagai pusat pemrosesan kiriman bergerak, kiriman dapat langsung diproses dengan efisien setibanya di Mobile Service Station, yang langsung menuju ke bandara untuk proses ekspor dan bukan lagi menuju ke kantor operasional (Service Centre) DHL terdekat. Layanan ini memberikan tambahan waktu bagi pelanggan kami untuk mempersiapkan pengiriman penting mereka.

    Dioperasikan oleh dua staf, sebuah Mobile Service Station memiliki kapasitas untuk menangani sampai dengan 50 ton kiriman dan memproses sampai dengan 50.000 pengiriman per tahun.

    Mobile Service Station akan ditempatkan di World Trade Center pada pukul 21:00 sebelum berpindah ke SCBD (Butik Ponsel) pada pukul 21:30. Bila sebelumnya batas waktu penjemputan kiriman barang di area Sudirman, Kuningan, dan SCBD adalah sekitar pukul 19.30 untuk memastikan koneksi penerbangan di hari yang sama, maka dengan layanan ini, pelanggan dapat menikmati kenyamanan lebih dalam mempersiapkan kiriman penting mereka dengan adanya perpanjangan batas waktu penjemputan kiriman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?