IHSG Ditutup Naik 12,27 Poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 18 Maret 2016.  IHSG ditutup flat di level yang hampir sama dengan kemarin yakni 4.885,71 naik 0,02 poin atau 0%. TEMPO/Tony Hartawan

    Pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 18 Maret 2016. IHSG ditutup flat di level yang hampir sama dengan kemarin yakni 4.885,71 naik 0,02 poin atau 0%. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 31 Oktober 2016, ditutup naik sebesar 12,27 poin atau 0,22 persen menjadi 5.422,54.

    Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 0,67 poin (0,07 persen) menjadi 927,10.

    "Menutup bulan Oktober ini, IHSG BEI kembali melanjutkan tren pergerakan mendatar diikuti dengan saham-saham lapis ketiga yang kembali menjadi incaran beli oleh sebagian investor," kata Analis NH Korindo Securities Indonesia Muhammad Ikhsan Burhanuddin di Jakarta, Senin 31 Oktober 2016

    Ia menambahkan bahwa sebagian investor juga cenderung mengambil posisi wait and see mengingat akan diadakan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 1-2 November mendatang.

    "Sebagian pelaku pasar beranggapan The Fed akan menaikkan suku bunga pada tahun ini menyusul data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat pada kuartal III 2016 meningkat ke level 2,9 persen," katanya.

    Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menambahkan bahwa IHSG bergerak bervariasi pada perdagangan awal pekan ini (31 Oktober 2016). Sentimen mengenai rilis kinerja keuangan beberapa emiten kuartal III masih menjadi faktor utama.

    Di sisi lain, lanjut dia, investor asing yang kembali melakukan aksi jual menjadi salah satu faktor yang menahan laju IHSG lebih tinggi. Berdasarkan data BEI, pelaku pasar asing membukukan jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp148,716 miliar pada awal pekan ini (Senin, 31 Oktober 2016).

    Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 304.542 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,197 miliar lembar saham senilai Rp6,574 triliun.

    Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 177,54 poin (0,77 persen) ke level 22.954,81, indeks Nikkei naik 109,99 poin (0,63 persen) ke level 17.446,41, dan Straits Times melemah 12,68 poin (0,45 persen) posisi 2.816,26.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?