Tahun Ini, Bank Mandiri Catat 2 Miliar Transaksi Elektronik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Direktur Finance&Treasury Bank Mandiri Pahala N Mansury, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi tengah berbincang usai paparan publik Bank Mandiri di Jakarta, 24 Agustus 2016. Bank Mandiri akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I dengan target indikatif Rp 5 triliun sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan bank dalam jangka panjang. TEMPO/Tony Hartawan

    (ki-ka) Direktur Finance&Treasury Bank Mandiri Pahala N Mansury, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi tengah berbincang usai paparan publik Bank Mandiri di Jakarta, 24 Agustus 2016. Bank Mandiri akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I dengan target indikatif Rp 5 triliun sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan bank dalam jangka panjang. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, hingga September 2016, Bank Mandiri telah menerbitkan sekitar 13,84 juta kartu ATM Mandiri. Sedangkan penerbitan kartu kredit Mandiri mencapai 4,26 juta dan kartu berlogo Mandiri e-Money sebanyak 8,26 juta kartu.

    ”Pada Januari-September 2016, frekuensi transaksi melalui jaringan distribusi elektronik mencapai 2 miliar transaksi atau secara tahunan tumbuh 24 persen. Dalam hal ini, Bank Mandiri memproses lebih kurang 5.120 transaksi per menit,” ujar Kartika dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 30 Oktober 2016.

    Dari frekuensi transaksi melalui jaringan distribusi elektronik tersebut, Tiko—sapaan akrab Kartika—mengatakan total volume transaksi finansial jaringan distribusi elektronik Bank Mandiri telah mencapai lebih dari Rp 1.300 triliun atau meningkat sekitar 16 persen dari periode yang sama tahun lalu, yakni Januari-September 2015.

    Kartika menjelaskan jaringan pembayaran elektronik Bank Mandiri, yang terdiri atas kartu dan uang elektronik, Iayanan Internet banking, SMS banking, serta mobile banking, telah mampu melayani berbagai bentuk transaksi keuangan nasabah Bank Mandiri, termasuk transaksi pembayaran, pembelian, dan pemindahbukuan.

    Untuk meningkatkan penggunaan jaringan elektronik Bank Mandiri pada masa mendatang, menurut Tiko, Bank Mandiri akan terus berinovasi dalam memberikan nilai tambah dan manfaat kepada nasabah Bank Mandiri, antara Iain melalui kerja sama dengan merchant-merchant yang digemari masyarakat serta menggelar acara promosi dan aktivasi, seperti Mandiri Karnaval.

    Dalam Mandiri Karnaval yang digelar di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, 29-30 Oktober 2016, menurut Tiko, Bank Mandiri menggabungkan aktivasi Iayanan keuangan elektronik dengan konsep karnaval. "Yang mengusung festival musik, bazaar aneka produk, serta wisata kuliner Nusantara yang menarik masyarakat luas,” tuturnya.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.