Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja meratakan adonan semen untuk pengecoran beton jalan tol Bawen-Salatiga di Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah, 8 Juni 2016. Penyelesaian ruas jalan tol Bawen-Salatiga dikebut agar dapat dilalui pemudik. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Pekerja meratakan adonan semen untuk pengecoran beton jalan tol Bawen-Salatiga di Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah, 8 Juni 2016. Penyelesaian ruas jalan tol Bawen-Salatiga dikebut agar dapat dilalui pemudik. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Infrastruktur Pengembangan Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Rido Matari Ichwan mengatakan pembangunan tol Bawen-Yogyakarta dipercepat. Jika tadinya studi kelayakan  baru akan dilakukan di 2018, maka proses ini dipercepat pada tahun depan.

    "Pada saat diproyeksikan, prediksi kami normatif tanpa ada upaya percepatan," kata Rido saat ditemui di kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta Selatan, Jumat 28 Oktober 2016.

    Rido menuturkan pembangunan tol Bawen-Yogyakarta memiliki panjang sekitar 100 kilometer. Rencananya setelah dilakukan studi kelayakan,  maka akan mulai dilakukan lelang. Selain itu juga akan dilakukan pengembangan jalan di jalur Magelang-Salatiga dan Magelang-Boyolali.

    Secara garis besar, menurut Rido, akses jalan menuju ke Candi Borobudur sudah sangat baik. "Namun yang perlu diperhatikan ke depan adalah apakah perlu ada pelebaran di setiap akses jalan, menuju Candi Borobudur."

    Diketahui untuk mendukung pengembangan destinasi wisata Candi Borobudur, akan dibangun pula desa-desa wisata di sekitar candi. Lalu bandara Kulon Progo pun direncanakan akan selesai pembangunannya di 2025.

    Pemerintah menyiapkan duit sebesar Rp 766 miliar untuk pengembangan tiga destinasi wisata, yaitu Danau Toba, Candi Borobudur, dan Mandalika. Selain itu pemerintah juga akan meminjam ke Bank Dunia sebesar US$ 300 juta, untuk menambal sisa kebutuhan pengembangan kawasan tersebut.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.