Pajak E-commerce Akan Masuk Paket Kebijakan Ekonomi ke-14

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution usai rapat koordinasi membahas harga gas industri di Gedung Kemenko Perekonomian, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution usai rapat koordinasi membahas harga gas industri di Gedung Kemenko Perekonomian, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menjelaskan bahwa roadmap pajak e-commerce akan diumumkan dalam paket Kebijakan Ekonomi ke-14.

    "Kalau untuk e-commerce secara umum untuk distribusi dan perdagangan sebenarnya roadmapnya mungkin akan diumumkan pada paket ke-14," kata dia dalam press briefing 2 Tahun Jokowi-JK di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Selasa, (25 Oktober 2016)

    "Kita tidak meminta kebijakan pajak secara khsusus, paling-paling pajak secara umum, misalnya kalau di bawah 4,5 miliar omzet perdagangan, pajaknya final," sambung dia.

    Hal tersebut menurut Menko Perekonomian dilakukan karena tingkat keberhasilan sebuah e-commerce dinilai masih rendah.

    "Karena Ecommerce tingkat kegagalannya tinggi, resikonya besar, oleh karena itu biar dia mulai dulu nanti kita bantu, kalau sudah survive baru (dikenakan final pajak)," ujar Darmin.

    Sementara dalam kasus Google yang belum berupa Badan Usaha Tetap (BUT), Darmin mengatakan perlu proses untuk membuat kesepatakan.

    "Intinya sebetulnya kita bisa sampai kesepakatan kalau nanti mereka mau membuat semacam Badan Usaha Tetap atau Badan Hukum di Indonesia," ujar Darmin.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.