Menguat Tipis, IHSG Dibuka di Level 5.407,23  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harga saham PT Paramita Bangun Sarana Tbk dan PT Aneka Gas Industri Tbk melesat usai resmi diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 28 September 2016. Tempo/Destrianita

    Harga saham PT Paramita Bangun Sarana Tbk dan PT Aneka Gas Industri Tbk melesat usai resmi diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 28 September 2016. Tempo/Destrianita

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini menguat 3,54 poin atau menguat 0,06 persen ke level 5.407,23. Sebelumnya, pada Kamis, 20 Oktober 2016, Indeks ditutup terkoreksi di level 5.403,69.

    Pada pukul 09.12 WIB, indeks terpantau menguat 11,85 poin atau 0,22 persen ke level 5.415,54. Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 108 saham menguat, 60 saham melemah, 66 saham stagnan, dan 308 saham belum ditransaksikan.

    Di bursa saham kawasan Asia, pergerakan indeks bervariasi. Indeks Nikkei 225 Tokyo Jepang menguat 0,27 persen atau 46,84 poin ke level 17.281,55, Indeks Shanghai Cina menguat 0,02 persen atau 0,6 poin ke level 3.085,06. Adapun Indeks Strait Times Singapura melemah 0,33 persen atau 9,34 poin ke level 2.833,28.

    Analis ekonomi dari First Asia Capital, David Sutyanto, mengatakan perkembangan bursa global yang bergerak bervariasi dan koreksi harga minyak mentah tadi malam akan mempengaruhi psikologis pasar pada perdagangan akhir pekan ini. Dari domestik sentimen akan tertuju pada rilis laba kuartal III sejumlah emiten dan respons positif atas langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali melonggarkan kebijakan moneternya.

    "IHSG pada perdagangan akhir pekan ini akan bergerak bervariasi dengan support di 4.380 dan resisten di 5.430 berpeluang menguat terbatas," ujar David Sutyanto dalam pesan tertulisnya, Jumat, 21 Oktober 2016.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.