Dolar AS Turun, Harga Emas Menguat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelang emas dipamerkan di dalam toko perhiasan Lukfook, di Macau, Cina, Selasa 26 Agustus 2014. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images

    Gelang emas dipamerkan di dalam toko perhiasan Lukfook, di Macau, Cina, Selasa 26 Agustus 2014. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menunjukan peningkatan pada Selasa atau Rabu  19 Oktober 2016, pagi WIB (19 Oktober 2016). Kenaikan harga emas dipicu melemahnya dolar AS seiring dengan keluarnya data inflasi AS yang baru.

    Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 6,3 dolar AS, atau 0,5 persen, menjadi menetap di 1.262,9 dolar AS per ons.

    Dolar AS hampir sepanjang hari berada di tingkat yang lebih rendah, karena kenaikan teknikal dalam pound Inggris setelah beberapa hari jatuh secara luas akibat Brexit. Indeks dolar AS turun 0,01 persen menjadi 97,87 pada pukul 18.45 GMT.

    Indeks adalah ukuran dari dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Artinya,  jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor.

    Para investor juga sedang menunggu rilis data "housing starts" (rumah yang baru dibangun) pada Rabu, 19 Oktober 2016. Data tersebut dirilis bersama dengan klaim pengangguran mingguan, penjualan "existing home" (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales/rumah bekas), serta Survei Prospek Bisnis Fed Philadelphia pada Kamis, 20 Oktober 2016.

    Namun, penguatan dalam ekuitas AS mencegah logam mulia dari kenaikan lebih lanjut, karena indeks Dow Jones Industrial Average naik 88 poin atau 0,49 persen pada pukul 18.45 GMT.

    Para analis mencatat ketika ekuitas membukukan kerugian, maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan, maka logam mulia biasanya turun.

    Seperti dilansir Xinhua, perak untuk pengiriman Desember naik 16,4 sen, atau 0,94 persen, menjadi ditutup pada 17,638 dolar AS per ons. Platinum untuk pengiriman Januari 2017 bertambah 10,3 dolar AS, atau 1,1 persen, menjadi ditutup pada 946,5 dolar AS per ons.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.