Tak Paham tentang Energi, Jonan: Modal Saya, Mantan Menteri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjalani pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, 14 Oktober 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjalani pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, 14 Oktober 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengakui dia tak mengetahui detail tentang bidang energi. Namun dia mengatakan sudah memiliki jawaban ketika ditanya apa kompetensinya pada bidang energi.

    "Modal saya saat ini cuma satu, yaitu saya mantan menteri," kata Jonan saat serah-terima jabatan di kantor Kementerian Energi, Jakarta Pusat, Senin, 17 Oktober 2016.

    Jonan melanjutkan, meski tak mengenal secara detail bidang energi, dia berkelakar, sebagai konsumen, dia mengetahui mengenai bahan bakar minyak dan listrik. "Saya mengerti sedikit waktu saya masih menjadi bankir."

    Mantan Direktur Utama Kereta Api ini menuturkan tugas sebagai Menteri Energi pastilah berbeda dengan tugas sebagai Menteri Perhubungan. Menurut dia, di Perhubungan tugasnya menyangkut keselamatan penumpang dalam transportasi. "Kalau ini, harus mengikuti perkembangan zaman."

    Jonan mengungkapkan, masalah energi yang paling penting digunakan untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo secara umum. Selain itu, tetap mematuhi undang-undang dan peraturan di bawahnya.

    Adapun dalam pidatonya pada acara serah-terima jabatan tersebut, Jonan sempat memberikan lelucon kepada Wakil Menteri Energi Arcandra Tahar. Dia mengatakan, saat melihat istri Arcandra, dia seperti melihat Arcandra bersama anaknya. "Biar tidak tegang," ujarnya. 

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.