IHSG Dibuka Melemah 17,65 Poin di Level 5.364,35  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. IHSG tercatat ditutup melemah 0,42% atau 20,58 poin ke level 4.846,70. TEMPO/Tony Hartawan

    Pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. IHSG tercatat ditutup melemah 0,42% atau 20,58 poin ke level 4.846,70. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini dibuka melemah 0,33 persen atau 17,65 poin ke level 5.364,35. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup di teritori positif, menguat 21 poin atau 0,4 persen di posisi 5.381,99.

    Pada pukul 09.18 WIB, IHSG masih berada di zona merah, turun 15,86 poin atau 0,29 persen di level 5.366,13. Sebanyak 79 saham menguat, 112 melemah, dan 347 stagnan.

    Dari indeks sektoral yang diperdagangkan, hampir semuanya melemah, kecuali agrikultur yang menguat 0,2 poin. Sedangkan pelemahan indeks sektoral tertekan oleh sektor konsumer serta manufaktur yang masing-masing koreksi 0,9 persen dan 0,7 persen.

    Pelemahan IHSG juga sejalan dengan indeks di Asia lain. Berdasarkan data RTI Business, indeks Nikkei Jepang terkoreksi 0,59 persen atau 100,93 poin ke level 16.923,83. Indeks Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,81 persen atau 189,78 poin ke posisi 23.359,73. Indeks Shanghai Cina terkoreksi 0,25 persen atau 7,73 poin ke level 3.057,52. Sedangkan indeks Strait Times Singapura terkoreksi 0,48 persen atau 13,74 poin ke posisi 2.842,39.

    Menurut analis ekonomi dari First Asia Capital, David Sutyanto, terkoreksinya IHSG pada perdagangan hari ini akibat risiko global yang kembali meningkat. Tadi malam, indeks Eurostoxx terkoreksi 0,5 persen. Begitu juga dengan Wallstreet, indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 1,1 persen dan 1,2 persen di level 18.128,66 dan 2.136,73.

    Koreksi juga turut dipicu penguatan dolar Amerika Serikat seiring naiknya ekspektasi inflasi yang kembali memperkuat kemungkinan kenaikan bunga Amerka di akhir 2016. Adapun tadi malam minyak mentah kembali terkoreksi di Amerika sebesar 1 persen di posisi US$ 50,79 per barel.

    “Adanya peningkatan risiko pasar global, penguatan dolar Amerika, serta koreksi pada sejumlah harga komoditas energi dan logam tadi malam akan mempengaruhi perdagangan hari ini. IHSG akan lawan koreksi setelah kemarin berhasil menguat terbatas,” kata David dalam pesan tertulisnya, Rabu, 12 Oktober 2016. David memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak dengan support di posisi 5.330 dan resisten di level 5.410.

    DESTRIANITA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.