Jember Siap Go International

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan Jember Fashion Carnaval ke-15 di Jember, Jawa Timur, 28 AGustus 2016. ANTARA FOTO

    Warga menyaksikan Jember Fashion Carnaval ke-15 di Jember, Jawa Timur, 28 AGustus 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Miliki potensi ekonomi yang menjanjikan, diplomat siap pasarkan Jember, Jawa Timur, ke luar negeri.

    Direktorat Urusan Eropa Timur dan Tengah, Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Enjay Diana Mengungkapkan, diplomat Indonesia akan ikut serta memasarkan Jember ke manca negara sebagai bagian dari diplomasi ekonomi.

    “Jember yang terus membangun, memiliki potensi ekonomi besar untuk dikembangkan, termasuk kerjasama dengan luar negeri,” kata Enjay, Jakarta, Kamis (6 Oktober 2016).

    Sebelum memasarkan potensi ekonomi Jember, dia menambahkan, saat ini lima orang diplomat dari Kementerian Luar Negeri melakukan kunjungan ke Jember dari 4-6 Oktober 2016 guna menggali potensi ekonominya.

    Terkait dengan potensi kerjasama ekonomi yang terdapat di Jember, Bupati Jember Faida mengungkapkan, daerah yang dipimpinnya tersebut memiliki potensi kerjasama di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi.

    Saat ini, paparnya, Jember memiliki banyak produk yang dapat diperdagangkan dengan negara-negara lain seperti kacang edamame, kopi, kakao, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan produk-produk industri kreatif seperti batik serta cerutu.

    “Jember juga terbuka bagi investasi asing di bidang infrastruktur,” kata Faida.

    Sementara di sektor pariwisata, dia menambahkan, pihaknya saat ini sedang berupaya menarik wisatawan asing dengan kegiatan-kegiatan seperti Jember Fashion Carnval dan International Jember Open Marching Competition.

    Tidak hanya itu, dia mengatakan, Jember juga memiliki objek-objek wisata menarik seperti Pantai Papuma.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.