Melantai di BEI, Paramita Bangun Sarana Lepas 300 Juta Saham

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harga saham PT Paramita Bangun Sarana Tbk dan PT Aneka Gas Industri Tbk melesat usai resmi diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 28 September 2016. Tempo/Destrianita

    Harga saham PT Paramita Bangun Sarana Tbk dan PT Aneka Gas Industri Tbk melesat usai resmi diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 28 September 2016. Tempo/Destrianita

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Paramita Bangun Sarana Tbk hari ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham PBSA sebagai emiten ke-14. Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi bangunan, infrastruktur, mekanikal, dan elektrikal tersebut melepas 300 juta saham--setara 20 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh--ke publik melalui penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

    Paramita Bangun Persada (PBSA) menawarkan saham dengan rentang harga di kisaran  Rp 1.200 per lembar saham, dengan PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Dari hasil IPO ini, perusahaan memperoleh dana sebesar Rp 360 miliar.

    Pada masa penawaran, perseroan mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga 1,5 kali atas saham yang ditawarkan. Menurut Direktur PBSA Erwin Tanuwidjaja, adanya kelebihan permintaan merupakan salah satu bentuk kepercayaan investor institusi domestik dan internasional maupun ritel, terhadap kondisi perseroan serta keyakinan atas potensi pertumbuhan perseroan di masa mendatang.

    “Ini merupakan bukti kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Pencatatan saham ini merupakan bukti komitmen perseroan kepada stakeholders dan rekanan kami,” ujar Erwin Tanuwidjaja di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 28 September 2016.

    Nantinya, perusahaaan akan memnafaatkan seluruh dana IPO, dengan rincian sekitar 40 persen dana akan digunakan untuk modal kerja. Adapun sisanya, sekitar 35 persen untuk pengembangan usaha dan sekitar 25 persen untuk pembelian mesin dan peralatan berat.

    Setelah pelaksanaan IPO, komposisi pemegang saham perseroan berubah menjadi sebesar 40,80 persen dimiliki oleh PT Ascend Bangun Persada, 39,2 persen dimiliki oleh PT Sigma Mutiara, dan 20 persen dimiliki publik.

    Perseroan telah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 14 September 2016 dan Masa Penawaran Umum akan dilangsungkan pada tanggal 16 September-20 September 2016, hingga akhirnya, hari ini Paramita resmi melantai di Bursa Efek.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.