Jim Yong Kim Kembali Dipilih Jadi Presiden Bank Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jim Yong Kim. REUTERS/Issei Kato

    Jim Yong Kim. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Jakarta - Para Direktur Eksekutif Bank Dunia pada Selasa, 27 September 2016 sepakat dengan suara bulat untuk mengangkat kembali Jim Yong Kim sebagai presiden bank pembangunan multilateral itu untuk masa jabatan lima tahun kedua.

    "Para Direktur Eksekutif mengutip pencapaian staf dan manajemen Kelompok Bank Dunia selama empat tahun pertama Dr. Kim menjabat, serta menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan dan visinya," kata Bank Dunia dalam sebuah pernyataan. Bank Dunia juga menambahkan bahwa masa jabatan kedua akan dimulai 1 Juli 2017.

    Kim menjadi presiden ke-12 Bank Dunia pada 1 Juli 2012. Sebelum menempati posisi ini, ia menjabat sebagai presiden dari lembaga akademis terkenal Amerika Serikat, Dartmouth College.

    Kim mengatakan pada Selasa bahwa ia dengan rendah hati menerima kehormatan penugasan untuk masa jabatan kedua sebagai Kepala Bank Dunia dan ia berkomitmen untuk bekerja sama dengan staf, mitra, dan negara-negara anggota bank untuk mengatasi tantangan global.

    "Tantangan ke depan masih besar, dengan perubahan iklim, perpindahan paksa, dan pandemi mengancam keuntungan yang telah kita raih untuk memperbaiki kehidupan miliaran orang," katanya dalam sebuah pernyataan.

    "Kita perlu bekerja lebih erat dengan mitra, dan terus menemukan cara-cara baru dan inovatif untuk memanfaatkan sumber daya pembangunan yang terbatas secara efektif."

    Menurut pernyataan Bank Dunia, dalam pertemuan dengan dewan direktur eksekutif, Kim menyatakan bahwa "prioritas tertinggi" ke depan adalah stabilitas kelembagaan dan keterlibatan staf lebih dalam.

    Kim juga mengatakan kepada dewan direktur eksekutif bahwa ia akan fokus membuat kemajuan dalam tiga area prioritas jangka panjang: meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan memfasilitasi investasi sektor swasta di bidang infrastruktur; investasi dalam modal sumber daya manusia untuk mendukung kemampuan suatu negara bersaing dalam ekonomi masa depan; serta melindungi ekonomi global dari risiko-risiko penurunan yang mengancam merusak kemajuan.

    Kim menegaskan bahwa memanfaatkan keahlian, pengetahuan dan kecerdasan finansial dari staf Bank kelas dunia dalam mengejar tanpa henti tiga bidang prioritas tersebut akan menggerakkan kita secara signifikan lebih dekat untuk mencapai tujuan-tujuan Bank guna mengakhiri kemiskinan pada 2030 dan meningkatkan kesejahteraan bersama menurut pernyataan Bank Dunia, seperti dikutip kantor berita Xinhua.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.