Bappenas Kaji Proyek Tanggul Raksasa Jakarta hingga Oktober

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rencana tanggul laut

    Rencana tanggul laut "Garuda Raksasa" Jakarta. ncicd.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) masih mengkaji proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau tanggul raksasa. Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan kajian akan terus berjalan hingga akhir Oktober. "Tembok (tanggul raksasa) sangat dibutuhkan oleh Jakarta," ujar Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 27 September 2016.

    Saat ini Bappenas tengah mengkaji apakah proyek NCICD bisa diintegrasikan dengan proyek reklamasi pantai utara Jakarta. Menurut Bambang, dari kajian sementara, kedua proyek itu bisa diintegrasikan atau bisa berjalan sendiri-sendiri. Namun yang menjadi perhatian utama Bappenas ialah bagaimana membuat tanggul raksasa benar dan menguntungkan bagi negara dan masyarakat. Sedangkan proyek reklamasi Jakarta saat ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menugaskan Bappenas untuk menyelesaikan kajian NCICD. Bila kajian sudah tuntas, semua pulau atau area reklamasi yang berada di sekitar program NCICD akan menyesuaikan. Saat ini, menurut dia, para pengembang tengah menyiapkan dokumen lingkungan yang berkaitan dengan proyek NCICD.

    Khusus reklamasi pantai utara Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menilai ada dua aspek analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) di Pulau G yang sudah selesai. Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya mengatakan dua amdal itu berkaitan dengan mengatasi kabel laut dan potensi gangguan alur pelayaran. "Bagian itu sudah selesai," kata dia pekan lalu.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.