4 Hari, Dana Tebusan Tax Amnesty di Bali Naik 112 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menghadiri sosialisasi  tax amnesty atau pengampunan pajak yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 1 Agustus 2016. Sosialisasi Tax Amnesty di Kemayoran dihadiri 10.000 Orang TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo menghadiri sosialisasi tax amnesty atau pengampunan pajak yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 1 Agustus 2016. Sosialisasi Tax Amnesty di Kemayoran dihadiri 10.000 Orang TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dana tebusan program pengampunan pajak di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Bali menjelang akhir September mengalami peningkatan signifikan. Hingga Senin, 26 September 2016, total dana tebusan mencapai Rp262,5 miliar‎ dengan total dana yang dideklarasikan senilai Rp13,1 triliun.

    Angka tersebut meningkat hingga 112%, jika dibandingkan dengan Kamis (22 September 2016) dana tebusan baru Rp124 miliar dengan total dana dideklarasikan baru mencapai Rp6,72 triliun.

    Adapun total wajib pajak yang telah melaporkan surat pernyataan harta (SPH) sudah 3.005 ‎, sedangkan empat hari lalu baru 1.648.

    Menurut Kepala Kanwil DJP Bali Nader Sitorus, angka dana tebusan masih akan terus bergerak naik. "Karena potongan 2% akan habis, jadi wajib pajak berusaha memanfaatkan waktunya. Kami perkirakan akan meningkat terus," katanya, Selasa, 27 September 2016.

    Nader menyatakan akan terus memberikan layanan kepada wajib pajak agar mereka dapat mengikuti program pengampunan pajak. Diakuinya, antusiasme masyarakat mengikuti program ini mengalami peningkatan pesat dibandingkan awal bulan. Bahkan, beberapa wajib pajak kelas kakap di Bali juga sudah mengikuti program ini.
    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.