BI: Survei Inflasi Pekan Ketiga September 0,2 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • kantor bank Indonesia. REUTERS/Iqro Rinaldi

    kantor bank Indonesia. REUTERS/Iqro Rinaldi

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia mencatatkan survei inflasi pekan ketiga September 2016 sebesar 0,2%  (mtm) atau 3,05% (yoy).

    Gubernur BI Agus D.W Martowardojo mengatakan sumber penyumbang inflasi berasal dari komoditas pangan seperti bawang merah, cabai, dan beras.

    Seperti diketahui, pencapaian indeks harga konsumen pada Agustus 2016 tercatat mengalami deflasi 0,02% (mtm) atau terendah dibandingkan Agustus lainnya sejak 2011. Inflasi tahunan Agustus 2016 2,79% (yoy) atau terendah sejak Desember 2009.

    “Dan kelihatannya seperti seperti bawang merah dan cabai merah itu mesti diperhatikan dan ada beras yang jadi sumber inflasi,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (23 September 2016).

    Direktur Penelitian Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal mengatakan inflasi masih harus diwaspadai pada komoditas pangan yang masih menjadi pendorong utama.

    Pada September 2016, harga bahan pangan mulai mengalami peningkatan. Dia memperkirakan inflasi pada bulan ini sekitar 0,2%-0,25%.

    “Inflasi bulan ini sekitar 0,2%-0,25% karena setelah deflasi bulan lalu 0,02% itu biasanya bulan berikutnya akan ada kecenderungan inflasi. Hal itu disebabkan kenaikan di harga bahan pangan,” katanya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.