Muamalat Siap Andalkan Bisnis KPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam tiga tahun ke depan, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. berencana mengubah arah bisnisnya. 

    Bila selama ini porsi pembiayaannya masih didominasi oleh segmen korporasi dan komersial dengan persentase 60% berbanding 40% untuk retail, dalam tiga tahun lagi ditargetkan posisi tersebut terbalik dengan retail banking memegang posisi dominan.

    Endy Abdurrahman, Direktur Utama Muamalat mengatakan ujung tombak dari perubahan arah bisnis tersebut adalah pembiayaan perumahan (KPR). Hal tersebut juga sebagai respons dari kebijakan Bank Indonesia yang merelaksasi ketentuan loan to value (LTV) atau finance to value (FTV). 

    "KPR akan jadi main driver. Kami pilih KPR karena risikonya relatif rendah dibanding korporasi," ujarnya kepada Bisnis.com di Jakarta, Senin (19 September 2016).

    Sepanjang tahun lalu saja, outstanding KPR mencapai Rp9 triliun. Tahun ini, Muamalat menargetkan pertumbuhan KPR sebesar Rp1,8 triliun.

    Sepanjang tahun ini, Muamalat memang aktif menggeber segmen ritel dengan sejumlah program. Selain program angsuran KPR setara bunga 5% di bank konvensional, beberapa waktu lalu Muamalat juga menjalin kerja sama dengan klub sepak bola asal Inggris, Arsenal FC.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.