Jumlah Investor Ritel Saham Tembus 500.000

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah investor ritel yang melakukan transaksi saham di pasar modal Indonesia capai 500.037.

    Berdasarkan keterangan resmi yang dipublikasikan Minggu (18 September 2016), Bursa Efek Indonesia mengumumkan jumlah investor saham di pasar modal Indonesia sampai dengan akhir perdagangan pekan lalu telah menembus angka 500.000, atau tepatnya 500.037 single investor identification (SID).

    Berdasarkan data BEI, jumlah investor ritel yang melakukan transaksi di pasar modal Indonesia telah mencapai 487.713 SID dan investor institusi 12.324 SID.

    Untuk lebih memudahkan masyarakat mengakses informasi seputar pasar modal Indonesia, sepanjang pekan lalu BEI meresmikan 3 Galeri Investasi BEI. Pendirian Galeri Investasi BEI bertujuan untuk sosialisasi dan edukasi pasar modal di lingkungan akademisi dan masyarakat sekitar.

    Ketiga Galeri Investasi BEI tersebut berada di Universitas Ottow Geissler (UOG) Papua yang merupakan kerja sama antara UOG, BEI, dan PT MNC Securities. Kemudian, Galeri Investasi BEI Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) yang merupakan kerja sama antara Polnep, BEI, dan PT Bumiputera Sekuritas.

    Terakhir, Galeri Investasi BEI Universitas Papua (Unipa) di Manokwari, Papua Barat yang merupakan kerja sama antara Unipa, BEI, dan PT Phillip Sekuritas Indonesia. Sepanjang tahun ini, BEI telah meresmikan 52 Galeri Investasi BEI dan saat ini telah terdapat 207 Galeri Investasi BEI di seluruh Indonesia.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.