Data Ekonomi BPS Positif, IHSG Ditutup Naik 119,78 Poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 15 September 2016 ditutup naik sebesar 119,78 poin, bersama dengan rilis data ekonomi Badan Pusat Statistik yang dinilai positif.

    IHSG BEI ditutup menguat 119,78 poin atau 2,32 persen menjadi 5.265,81. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 26,05 poin (2,95 persen) menjadi 907,42.

    Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan bahwa indeks BEI mendapatkan sentimen positif dari data ekspor dan impor yang mencatatkan perbaikan.

    BPS merilis nilai ekspor Indonesia Agustus 2016 mencapai 12,63 miliar dolar AS atau meningkat 32,54 persen dibanding ekspor Juli 2016. Sementara nilai impor Indonesia Agustus 2016 mencapai 12,34 miliar dolar AS, juga naik 36,84 persen dibandingkan Juli 2016.

    "Membaiknya aktivitas ekspor dan impor dari periode sebelumnya menjadi salah satu faktor utama optimisme pasar di tengah aksi lepas saham oleh investor asing," kata Lanjar, Kamis, 15 september 2016.

    Lanjar menambahkan bahwa sektor aneka industri yang pada hari sebelumnya menjadi penekan IHSG, pada hari ini berbalik menjadi pendorong penguatan setelah penjualan mobil Agustus naik 53,8 persen.

    Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan,  indeks BEI menguat sementara bursa saham di kawasan Asia cenderung melemah.

    "Berarti sinyal positif dari bursa regional masih minim," kata Satrio.

    Di sisi lain, Satri melanjutkan, pelaku pasar saham asing juga masih melanjutkan aksi lepas saham. Berdasarkan data BEI, pelaku pasar saham asing kembali membukukan jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp 527,822 miliar pada Kamis ini.

    Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 280.931 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,48 miliar lembar saham senilai Rp 9,97 triliun.

    Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 144,95 poin (0,63 persen) ke level 23.335,59, indeks Nikkei turun 209,23 poin (1,25 persen) ke level 16.405,01, dan Straits Times melemah 3,83 poin (0,14 persen) posisi 2.805,52.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.