Konferensi UKM Terbesar di Asia Sedang Digelar di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, Puan Maharani, melihat stand pameran FolknVogue 100 persen Indonesia di Asembly Hall JCC, Jakarta, 7 September 2016. Pameran ini memamerkan 200 lebih UKM peserta expo dari sejumlah perancang muda. TEMPO/Frannoto

    Menteri Koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, Puan Maharani, melihat stand pameran FolknVogue 100 persen Indonesia di Asembly Hall JCC, Jakarta, 7 September 2016. Pameran ini memamerkan 200 lebih UKM peserta expo dari sejumlah perancang muda. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah konferensi usaha mikro kecil dan menengah terbesar di Asia pada tahun ini. The 4th Asian SME Conference 2016 sedang digelar di The Kasablanka, Kota Kasablanka Mall, Jakarta, 13-17 September 2016 ini.

    "Dihadiri banyak pembicara yang bagus dan peserta yang berasal dari 16 negara," kata Deputi Menteri Koperasi dan UKM Bidang Produksi dan Pemasaran I Wayan Dipta, Rabu 14 September 2016.

    Konferensi ini adalah agenda dari Asian Council for Small Business (ASCB), perwakilan dari The International Council for Small Business (ICSB). Untuk penyelenggaraan tahun ini mereka mengusung tema Small Business or Start-Up.

    Para pembicara akan membahas isu-isu ekonomi bagi para UKM dan pemula, yang ingin mulai terjun ke dunia wirausaha. Acara ini diharapkan dapat memberikan pembekalan para pelaku UKM dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

    Wayan yang juga menjabat sebagai Chairman ICSB Indonesia berharap para entrepreneur yang datang  bisa mendapatkan manfaat dan pembelajaran satu sama lain. Terutama menghadapi era perdagangan bebas di Asean. "Saya yakin para pembicara bisa memberikan pengetahuan dan manfaat," ujar Wayan.

    President ACSB Hermawan Kartajaya mengatakan pemberdayaan UKM perlu dilakukan secara optimal. Dia menuturkan ada tiga elemen penting yang harus dimiliki para pelaku industri UKM saat ini. "Kejelian dalam melihat peluang, mengkalkulasi risiko dan tidak menghindari risiko, serta berkolaborasi yang menunjang majunya usaha," kata Hermawan dalam siaran persnya, Rabu 14 September 2016.

    Agenda konferensi juga diisi dengan industrial visit. Selain presentasi makalah penelitian dengan tema UKM, pertunjukan kebudayaan Indonesia, dan konferensi yang akan menghadirkan sejumlah pakar di bidang UKM.

    Akan ada pula penganugerahan Best Policy of The Year dan Best Entrepreneur of The Year. Penyerahan penghargaan Best Entrepreneur of The Year sudah diketahuii akan diterima pengusaha Ciputra.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.