Apindo: Wajib Pajak Besar Kejar Selesaikan Administrasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi berbicara di hadapan peserta sosialisasi amnesti pajak di Plaza Simas, Jakarta, 10 September 2016. Tempo/Vindry Florentin

    Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi berbicara di hadapan peserta sosialisasi amnesti pajak di Plaza Simas, Jakarta, 10 September 2016. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.COJakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha (Apindo) Sofjan Wanandi yakin target repatriasi amnesti pajak bisa tercapai. "Mungkin bulan ini tercapai," katanya di Plaza Simas, Jakarta, Sabtu, 10 September 2016. 

    Sofjan mengaku target repatriasi amnesti pajak yang dipatok Rp 1.000 triliun diusulkan langsung olehnya. Saat mengusulkan amnesti pajak kepada pemerintah, Presiden Joko Widodo bertanya kepada dia jumlah uang yang bisa masuk melalui program tersebut. "Saya jawab Rp 1.000 triliun," tuturnya. 

    Optimisme Sofjan didasarkan pada pengetahuannya mengenai harta pengusaha Indonesia. Dalam waktu dekat, Sofjan mengatakan banyak wajib pajak besar yang akan mendaftarkan diri sebagai peserta amnesti pajak. "Mereka mati-matian selesaikan administrasi bulan ini," tutur Sofjan. 

    Para pengusaha tersebut mengejar uang tebusan terendah. Pasalnya, periode pertama pengampunan pajak akan berakhir pada 30 September. 

    Sofjan mengatakan masuknya wajib pajak besar terhitung lama karena terganjal masalah administrasi. Menurut dia, pengurusan administrasi bagi wajib pajak besar memakan waktu yang lebih lama.

    Berbanding terbalik dengan target repatriasi, Sofjan tak yakin soal pencapaian target uang tebusan. "Tidak bisa Rp 165 triliun. Jelas," ucapnya. Ia memprediksi uang tebusan yang masuk tahun ini hanya sekitar Rp 50-60 triliun.

    Menurut Sofjan, pemerintah tak mengajaknya berdiskusi mengenai uang tebusan tersebut. Ia menyatakan sudah menyampaikan bahwa target tersebut tidak mungkin tercapai.

    Berdasarkan data statistik amnesti pajak dalam situs Pajak.go.id, uang tebusan per Sabtu, 10 September 2016, sebanyak Rp 8,46 triliun. Angka tersebut baru 5,1 persen dari target yang dipatok pemerintah. 

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara