Libur Panjang, Kemenhub Lakukan Ramp Check di Bandara Soetta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah akan memeriksa kesiapan terminal dan pesawat secara acak (ramp check) di Bandara Soekarno-Hatta hari ini. Ramp check dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang libur panjang pada akhir pekan ini.

    Rencananya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo beserta jajaran stafnya akan melakukan ramp check di bandara internasional tersebut pada pukul 10.00. “Dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang saat peak season liburan Idul Adha,” seperti dikutip dari undangan yang diterima wartawan, Sabtu, 10 September 2016.

    Ramp check biasa dilakukan untuk memastikan kelaikan dan keselamatan pesawat serta penerbangan memenuhi seluruh aturan. Libur panjang terjadi karena libur akhir pekan yang bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Adha. Untuk arus balik, diperkirakan akan terjadi pada Senin mendatang. 

    Sebelumnya, pelaksana tugas Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo memprediksi bakal terjadi lonjakan jumlah penumpang yang memanfaatkan libur panjang tersebut. Jumlah penumpang diperkirakan naik 10-12 persen. 

    "Lonjakan mulai terjadi pada Jumat malam hingga Senin sore," kata Djoko melalui siaran persnya, Jumat, 9 September 2016. Pada Sabtu dan Minggu, pergerakan penumpang diperkirakan masing-masing mencapai 131.619 penumpang dan 116.959 penumpang. Namun, pada Senin, ia memprediksi penumpang akan turun menjadi 111.302.

    Tingginya pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta membuat sejumlah maskapai mengajukan penerbangan ekstra. Salah satunya adalah maskapai Sriwijaya Air yang telah mengajukan permohonan penerbangan ekstra untuk tujuan daerah wisata Bali dan Tanjung Karang dengan masing-masing dua penerbangan ekstra.

    ODELIA SINAGA | MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.