Libur Idul Adha, KAI Daop I Jakarta Siapkan 10 KA Tambahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berdesakkan saat akan menaiki kereta api di Stasiun Senen, Jakarta, (12/10). Jelang Hari Raya Idul Adha sejumlah stasiun kereta api (KA) mengalami peningkatan jumlah penumpang hingga 20 persen. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Warga berdesakkan saat akan menaiki kereta api di Stasiun Senen, Jakarta, (12/10). Jelang Hari Raya Idul Adha sejumlah stasiun kereta api (KA) mengalami peningkatan jumlah penumpang hingga 20 persen. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - PT KAI Daerah Operasi I Jakarta menyiapkan sepuluh kereta api tambahan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang libur pada akhir pekan menjelang Idul Adha.

    "KA tambahan yang terdiri atas tujuh KA kelas eksekutif dan tiga KA kelas ekonomi itu akan dioperasikan 8-13 September 2016," kata Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Bambang S. Prayitno dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara di Jakarta, Rabu, 7 September 2016.

    Kereta api tambahan yang dioperasikan antara lain Argo Lawu fakultatif (tujuan solo), Argo Sindoro Tambahan (Semarang), Argo Parahyangan fakultatif (Bandung), KLB Ekonomi (Surabaya), Cirebon Express tambahan (Cirebon), Argo Jati fakulatif (Cirebon), Argo Jati tambahan (Cirebon), serta KLB ekonomi dan Taksaka Malam tambahan (Yogyakarta).

    Tingginya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api terlihat dari tiket KA yang hampir habis terjual pada tanggal-tanggal favorit, yakni 8-12 September. 

    Kereta api diberangkatkan dari Stasiun Gambir yang telah mencapai okupansi 100 persen untuk keberangkatan Kamis, 8 September 2016, yaitu KA Argo Anggrek Pagi dan Malam (tujuan Surabaya Pasarturi), Argo Lawu dan Argo Dwipangga (Solobalapan), KA Sembrani (Surabaya Pasarturi), KA Bima dan Gajayana (Malang), KA Taksaka Pagi dan Malam (Yogyakarta), serta KA Purwojaya (Cilacap).

    Sedangkan untuk keberangkatan Jumat, 9 September, seluruh tempat duduk habis terjual untuk KA Argo Anggrek Pagi dan Malam (Surabaya Pasarturi), Argo Lawu dan Argo Dwipangga (Solobalapan), KA Sembrani (Surabaya Pasarturi), KA Bima dan Gajayana (Malang), KA Taksaka Pagi dan Malam (Yogyakarta), Argo Sindoro dan Argo Muria (Semarang Tawang), Argo Jati (Cirebon), Argo Parahyangan (Bandung), Bangunkarta (Surabaya Gubeng), serta KA Purwojaya (Cilacap). 

    "Tinggal beberapa KA seperti Cirebon Express dan Tegal Bahari tujuan Cirebon dan Tegal yang masih tersisa, itu pun hanya rata-rata tinggal 15 persen," ujar Bambang.

    Adapun dari Stasiun Pasar Senen untuk keberangkatan Kamis, 8 September, hampir semua KA sudah mencapai 100 persen okupansi, kecuali KA Serayu Pagi, KA Menoreh Pagi, KA Gajahwong, KA Kertajaya, dan KA Jakatingkir. Tiket yang tersisa pun hanya berkisar rata-rata 25 persen dari total tiket yang dijual, kecuali KA Kertajaya. Sedangkan tiket KA untuk keberangkatan Jumat, 9 September, hanya KA Serayu Malam dan KA Kertajaya yang tersisa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.