Sumatera Selatan Model Kota Transmigrasi Terpadu Mandiri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasan transmigrasi yang baru dibuka di Desa Tinauka, Rio Pakava, Donggala, Sulawesi Tengah. ANTARA/Basri Marzuki

    Kawasan transmigrasi yang baru dibuka di Desa Tinauka, Rio Pakava, Donggala, Sulawesi Tengah. ANTARA/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah pusat menilai kota terpadu mandiri atau KTM di Kawasan Transmigrasi Sumatra Selatan dapat menjadi model pengembangan transmigrasi nasional. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sanjoyo mengatakan pihaknya tengah mengembangkan 48 KTM di Tanah Air.

    "Salah satunya KTM Telang di Kabupaten Banyuasin, modelnya sangat bagus menjadi skala besar usaha dan penciptaan lumbung pangan. Melalui KTM ini akan menjadi model percontohan satu desa satu produk, di Indonesia," katanya saat kunjungan kerja di Kantor Pengelola KTM Telang, Desa Mulya Sari Kabupaten Banyuasin, Selasa, 7 September 2016.

    Dia mengemukakan KTM Telang saat ini menjadi sentra produksi padi dan industri perberasan, yang mencakup tiga kecamatan dari 34 desa.

    Pembangunan kawasan transmigrasi itu sendiri dimulai pada 2008 dan diharapkan mampu berkembang menjadi pusat pengembangan komoditas pangan dan embrio pusat pertumbuhan baru.

    Eko mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antar kementrian, lembaga terkait, BUMN, swasta, pemerintah dan masyarakat agar KTM dapat berkembang lebih maju sebagai pusat agribisnis dan agroindustri.

    "Dengan menggaet Perum Bulog, Perbankan dan pihak terkait lainnya kita jadikan KTM Telang sebagai model percontohan di Indonesia," ujarnya.

    Dia memaparkan pengembangan KTM kawasan transmigrasi juga diharapkan dapat berfungsi sebagai peyangga ibukota kabupaten, sehingga dapat mengurangi arus perpindahan penduduk yang tidak terarah dari desa ke kota-kota besar.

    Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel Ahmad Najib mengatakan, Sumsel bangga dengan Kabupaten Banyuasin yang telah menjadi salah satu daerah lumbung pangan di Sumsel.

    Selain di Banyuasin, kata Ahmad Najib, Sumsel memiliki ada empat KTM yakni di Telang Kabupaten Banyuasin, OKU Timur, Ogan Ilir, dan Pagaralam.

    "Selain membantu penciptaan kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi, salah satu daerah ketahanan pangan di Sumsel adalah Kabupaten Banyuasin," katanya.

    Wakil Bupati Banyuasin Suman Asra Supriono mengatakan, masyarakat Kabupaten Banyuasin sebagian besar merupakan warga transmigrasi. Ada sekitar 50% warga transmigrasi berada di 500 lebih desa dan kelurahan di Banyuasin.

    Dia menjelaskan KTM Telang ini ditujukan menciptakan sentral bisnis, peluang usaha, dan yang terpenting meningkatkan pendapatan warga transmigrasi.

    Kendala yang dihadapi, kata Suman, pemerintah terus mendorong agar memperbanyak dan meningkatkan produksi beras, tetapi pemasaran hasil produksi belum di ambil alih pemerintah sehingga mengakibatkan para petani lebih tengkulak.
    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.