Selasa, 26 Juni 2018

Ekspansi di Indonesia, Citilink Rekrut 70 Pilot  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Citilink. TEMPO/Imam Sukamto

    Citilink. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia menambah jumlah pilotnya untuk mendukung ekspansi membangun konektivitas di seluruh Indonesia. "Kami merekrut 70 pilot muda (AB Initio)," kata President dan CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan, secara tertulis pada Senin, 5 September 2016.

    Albert menjelaskan, Citilink sedang mengakomodasi kebutuhan tambahan jumlah pilot. Hal ini seiring bertambahnya jumlah pesawat milik Citilink. Nantinya para pilot pemula itu akan dididik untuk melanjutkan program pendidikan ke jenjang lebih tinggi. "Khususnya sebagai pilot pesawat Airbus A320," ucapnya.

    Pilot akan menjalani program pendidikan selama enam bulan. Mereka bakal mendapatkan type rating Airbus A320. Itu adalah persyaratan yang wajib dipenuhi sebelum mereka nantinya dapat menerbangkan pesawat Citilink.

    Para pilot AB Initio akan menjalani dua tahap pendidikan, di antaranya pendidikan dasar yang dilanjutkan dengan training simulation. Kemudian mereka akan menjalani pendidikan di Airbus Training Centre di Toulouse, Prancis, dan Florida, Amerika Serikat.

    Albert menuturkan 70 pilot muda itu terpilih setelah melalui serangkaian tes seleksi yang diadakan Divisi Human Capital Citilink Indonesia. Para pilot ini terpilih dari 867 pelamar yang berasal dari sekolah penerbangan di Indonesia dan internasional.

    "Posisi pilot memang merupakan salah satu bagian penting dalam bisnis airline," ujarnya. Citilink Indonesia mengklaim sebagai perusahaan penerbangan terjangkau.

    Menurut data Kementerian Perhubungan tahun 2015, industri penerbangan di Indonesia terus berkembang dari waktu ke waktu. Dengan 24 sekolah penerbangan yang ada saat ini, Indonesia masih membutuhkan sedikitnya 600 pilot setiap tahun. Hingga Agustus 2016, Citilink Indonesia tercatat telah memiliki 325 pilot dan 39 pesawat Airbus A320.

    AVIT HIDAYAT



     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Masa Berlaku Uang Lama Emisi 1999 dan 1999 Segera Dicabut

    Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk segera melakukan penukaran empat uang lama Rupiah kertas tahun emisi 1998-1999 sebelum 31 Desember 2018.