APEC Bidik 800 Juta Kunjungan Wisata pada 2025  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penari dari salah satu tarian, dari 14 kampung yang ada di dalam Kota Jayapura yang akan tampil dalam Festival Teluk Humbold ke VII, di Pantai Hamadi, Jayapura, Papua, 5 Agustus 2015. Festival yang bertemakan `Pesona Port Numbay dalam Gebyar Budaya dan Pariwisata` digelar pada 5 Agustus hingga 7 Agustus. TEMPO/Cunding Levi

    Para penari dari salah satu tarian, dari 14 kampung yang ada di dalam Kota Jayapura yang akan tampil dalam Festival Teluk Humbold ke VII, di Pantai Hamadi, Jayapura, Papua, 5 Agustus 2015. Festival yang bertemakan `Pesona Port Numbay dalam Gebyar Budaya dan Pariwisata` digelar pada 5 Agustus hingga 7 Agustus. TEMPO/Cunding Levi

    TEMPO.COJakarta - Otoritas pariwisata dari 21 anggota APEC berkomitmen memperbaiki infrastruktur untuk menggandakan angka kunjungan wisatawan asing di kawasan Asia-Pasifik menjadi 800 juta orang dalam satu dekade ke depan.

    Target tersebut sekaligus membuka peluang bagi pembukaan lapangan pekerjaan substansial yang lebih luas di kawasan tersebut.

    Untuk mencapai target kunjungan wisatawan tersebut, para anggota APEC sepakat mengakomodasi UMKM berbasis pariwisata dalam sebuah pertemuan yang dihelat di destinasi ecotourism Kokopo, Papua Nugini.

    Pertemuan tersebut fokus pada pembahasan untuk memaksimalkan kapasitas UMKM di Asia-Pasifik. Pasalnya, usaha kecil di regional tersebut mendominasi 97 persen dari total bisnis dan lapangan pekerjaan yang ada.  

    “Asia-Pasifik adalah kontributor terbesar dalam hal kunjungan wisatawan secara global. Regional ini juga mencatatkan pertumbuhan rata-rata 9 persen dalam empat bulan pertama 2016,” kata Menteri Pariwisata Papua Nugini Tobias Kulang dalam siaran pers APEC, Senin, 5 September 2016.

    Dia menambahkan, pariwisata bisa dijadikan tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran ekonomi anggota APEC. Untuk itu, industri pariwisata harus dijalankan dengan prinsip keberlanjutan, inklusif, dan membuka lapangan pekerjaan, membangun skill sumber daya manusia, serta sertifikasi yang memadai.

    Berdasarkan catatan APEC, angka kunjungan pariwisata ke Asia-Pasifik melonjak 168 persen menjadi lebih dari 436 juta orang dalam dua dekade terakhir. Kawasan tersebut menargetkan angka kunjungan 800 juta orang pada 2025.

    Jika target itu tercapai, kawasan Asia-Pasifik berpeluang mendapat tambahan pendapatan sebesar US$ 3,8 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB)-nya, membuka 21,1 juta lapangan pekerjaan baru, dan mengentaskan 15,2 juta orang dari kemiskinan di wilayah tersebut.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.