PT PP Properti Akuisisi Saham PT Wisma Seratus Sejahtera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maket apartemen di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu (4/2). Diturunkannya kembali BI rate sebesar 50 basis point menjadi 8,25 persen diharapkan mampu menyokong pertumbuhan penjualan properti hingga 30 persen. TEMPO/Puspa Perwitasari

    Maket apartemen di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu (4/2). Diturunkannya kembali BI rate sebesar 50 basis point menjadi 8,25 persen diharapkan mampu menyokong pertumbuhan penjualan properti hingga 30 persen. TEMPO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang jasa, pembangunan, dan perdagangan, PT PP Properti Tbk, membeli 55 persen saham PT Wisma Seratus Sejahtera (WSS).

    Menurut Sekretaris Perusahaan Indaryanto, nilai transaksi untuk proses akuisisi itu sebesar Rp 49,5 miliar, sebagai kontribusi modal saham wajib PT PP Properti Tbk.

    Adapun tujuan transaksi adalah untuk pengambilalihan saham dalam Wisma Seratus Sejahtera atas nama pemegang saham Andre Mirza Hartawan, Komisaris Wisma Seratus Sejahtera.

    "Dalam perjanjian jual-beli saham tersebut, PT PP Properti Tbk memiliki penyertaan 55 persen dan PT Wisma Seratus Sejahtera sebesar 45 persen," ujar Indaryanto dalam pesan tertulisnya, Jumat, 2 September 2016.

    Indaryanto menuturkan, dengan mengakuisisi saham PT Wisma Seratus Sejahtera akan membawa pengaruh positif terhadap perkembangan bisnis perusahaan. Berkat akuisisi tersebut, PT PP Properti bisa menggarap lahan Wisma Seratus Sejahtera di Margonda, Depok, untuk pembangunan apartemen.

    Rencananya, PP Properti akan mendirikan dua menara apartemen di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Proyek bernama Evencio Margonda itu diklaim telah dipesan sebanyak 200 unit dari 500 unit yang diluncurkan untuk tahap awal.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.