Australia Dukung Kemitraan Blackmores-Kalbe Suplai Vitamin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson menyambut kerjasama baru antara perusahaan Australian Blackmores dan Indonesia Kalbe yang kemungkinan memproduksi vitamin baru untuk dikeluarkan di pasar lokal.

    Blackmores pada awalnya akan menyuplai delapan produk di Indonesia melalui upaya kerja sama. Dubes Grigson mengatakan bahwa sementara dua perusahaan berbagi banyak nilai, terdapat perbedaan kecil di antara mereka yang telah menghasilkan kreativitas yang dibutuhkan untuk sebuah kemitraan.

    “Pengalaman Blackmores menunjukkan pentingnya perusahaan Australia untuk memilih mitra lokal yang tepat untuk melakukan bisnis di Indonesia,” ungkap Dubes Grigson, Jumat (2 September 2016).

    Kemitraan Blackmores - Kalbe ditempa selama Pekan Bisnis Indonesia-Australia pada November 2015, di mana sebanyak 360 pebisnis Australia mengunjungi Indonesia untuk memiliki mitra kolaboratif dan menjajaki peluang investasi.

    Pimpinan Eksekutif Blackmores Christine Holgate mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Indonesia dan Kedubes Australia atas dukungannya terhadap kemitraan. “Kami akan meluncurkan delapan produk dan memiliki 25 produk pada akhir tahun ini,” kata Holgate.

    Dia mengatakan Blackmores telah memilih untuk bermitra dengan Kalbe yang merupakan pemasok utama produk farmasi dan memiliki sebuah lembaga untuk melatih orang di bidang produk perawatan kesehatan alami.

    Holgate mengatakan Blackmores akan mampu memanfaatkan proses pelatihan dan representasi kuat Kalbe di pusat-pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia dengan pusat kesehatan yang memberikan saran mengenai produk kesehatan alami.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.